Tamiang Layang, Betang.tv – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (BNNP Kalteng), Brigjen Pol Mada Roostanto, menegaskan bahwa perang melawan narkotika tidak bisa dijalankan secara setengah-setengah. Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba harus menjadi gerakan kolektif dan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, hingga masyarakat akar rumput.
Penegasan tersebut disampaikan Mada Roostanto dalam Rapat Audiensi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim), yang digelar Selasa (20/1/2026) di Ruang Rapat Bupati Bartim.
“P4GN bukan sekadar program seremonial. Ini adalah kerja besar yang menuntut komitmen nyata pemerintah daerah melalui kebijakan, penganggaran, edukasi masif, deteksi dini, hingga pelaksanaan tes narkoba secara berkala di lingkungan ASN dan satuan pendidikan,” tegas Mada Roostanto.
Rapat strategis tersebut dihadiri langsung Bupati Bartim M Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, Ketua DPRD Bartim Nursulistiyo, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Kementerian Agama Bartim, Ketua KPU dan Bawaslu, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se-Bartim, Kepala SMA/SMK, serta unsur terkait lainnya.
Kepala BNNP Kalteng menyoroti anak dan remaja sebagai kelompok paling rentan menjadi sasaran peredaran narkotika. Ia menegaskan bahwa sekolah dan keluarga harus menjadi benteng utama dalam membangun karakter, ketahanan mental, serta kesadaran bahaya narkoba sejak dini.
“Jika generasi muda kita rusak oleh narkoba, maka masa depan daerah ini juga terancam. Sinergi orang tua, sekolah, dan pemerintah adalah kunci utama,” ujarnya dengan nada serius.
Audiensi diawali sambutan Bupati Bartim dan dilanjutkan pemaparan Kepala BNNP Kalteng terkait penguatan program Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) di daerah. Sebagai simbol penguatan kolaborasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Bartim kepada Kepala BNNP Kalteng, serta sebaliknya.
Rapat audiensi P4GN tersebut ditutup dengan foto bersama sebagai penegasan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat barisan dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kabupaten Bartim.(Mad/Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
