Tinjau Jembatan Ambles di Bentot, Wabup Bartim Minta Perusahaan Segera Perbaiki


Tamiang Layang, Betang.tv – Keselamatan warga Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, benar-benar berada di ujung tanduk. Sebuah jembatan darurat di RT 08 yang menjadi satu-satunya akses penghubung Desa Bentot–Desa Lalap dilaporkan ambles dan telah memicu kecelakaan.

Kondisi ini langsung menyedot perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim).
Wakil Bupati Bartim, Adi Mula Nakalelu, turun langsung meninjau jembatan bermasalah tersebut, Kamis (15/1/2026), di sela kegiatan penyaluran bantuan pascabanjir.

Dari hasil peninjauan di lapangan, jembatan yang berada di jalan perusahaan itu dinilai tidak layak dan sangat membahayakan pengguna jalan. Jembatan tersebut diketahui hanya dibangun dari gelondongan kayu yang ditimbun tanah.

Seiring waktu, kayu penyangga mengalami pelapukan, menyebabkan sebagian badan jembatan ambles. Ironisnya, meski kondisinya rawan, jalur ini tetap dilalui warga setiap hari untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi kebutuhan pokok.

Dampaknya bukan sekadar potensi bahaya. Sedikitnya dua kecelakaan lalu lintas telah terjadi, menimpa warga setempat akibat kondisi jembatan yang rapuh.

“Selain menyalurkan bantuan, kita juga mengecek langsung jembatan di RT 08 ini. Laporannya sudah ambles dan bahkan sudah menyebabkan kecelakaan,” ujar Adi Mula Nakalelu di lokasi.

Ia menegaskan, persoalan ini tidak bisa ditunda-tunda karena menyangkut nyawa dan keselamatan masyarakat.

“Laporan kepala desa sudah jelas, dua kali kecelakaan terjadi. Kondisi jembatan memang sangat tidak layak dan harus segera diperbaiki,” tegasnya.

Tak menunggu lama, Wabup langsung mengambil langkah cepat. Di hadapan masyarakat dan pemerintah desa, ia menghubungi langsung pimpinan perusahaan yang menggunakan jalan tersebut dan meminta komitmen nyata untuk segera memperbaiki jembatan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

“Saya langsung menelepon pimpinan perusahaan agar jembatan ini segera diperbaiki. Ini bukan hanya soal jalan perusahaan, tapi sudah menjadi akses utama masyarakat,” ungkapnya.

Respons perusahaan disebut positif. Mereka menyatakan kesediaan untuk menindaklanjuti perbaikan jembatan dalam waktu dekat. Proses perbaikan nantinya akan dikawal bersama oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur TNI-Polri.

“Responsnya baik. Nanti akan didampingi camat dan kepala desa. Saya juga akan terus memantau melalui laporan kepala desa, camat, Kapolsek, dan Danramil,” pungkas Wabup.

Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa keselamatan warga tidak boleh dikorbankan, terlebih pada infrastruktur vital yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat pedesaan.(Mad/Red)

 


Periksa Juga

Bartim Segah jadi Motor Sinkronisasi Agenda Nasional dan Kesejahteraan Rakyat

        Pengunjung : 140 Tamiang Layang, Betang.tv – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menegaskan sikap tegas: …

Tinggalkan Balasan