Tamiang Layang, Betang.tv – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Ampera AY Mebas mengingatkan agar program pembangunan daerah yang dirumuskan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) benar-benar disusun selaras dengan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah serta mengacu pada skala prioritas pembangunan.
Hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Timur Tahun 2027 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bartim di Aula Bapplitbangda, Tamiang Layang, Selasa (10/3/2026).
Menurut Ampera, berdasarkan pengalaman pada beberapa tahun sebelumnya masih ditemukan program pembangunan yang dianggarkan, namun tidak tercantum dalam dokumen perencanaan maupun Renja perangkat daerah.
“Program yang diusulkan harus benar-benar sesuai dengan Renja. Jangan sampai ada kegiatan yang muncul di luar perencanaan, apalagi dengan anggaran yang besar,” tegasnya.
Ia menilai, ketidaksinkronan antara perencanaan dan penganggaran dapat menimbulkan ketidakefektifan dalam pelaksanaan pembangunan, bahkan berpotensi menimbulkan persoalan dalam pengelolaan anggaran daerah.
Selain itu, Ampera juga menyoroti kondisi kemampuan keuangan daerah yang saat ini relatif terbatas. Karena itu, pemerintah daerah diminta lebih selektif dalam menentukan program pembangunan yang akan dilaksanakan.
“Situasi anggaran sekarang berbeda dengan beberapa tahun lalu. Karena itu program yang direncanakan harus benar-benar dipilih yang paling prioritas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong agar sejumlah program pembangunan yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah provinsi dapat diusulkan melalui forum Musrenbang agar dapat diperjuangkan pada tingkat provinsi.
Beberapa di antaranya seperti peningkatan infrastruktur jalan penghubung antarwilayah, termasuk ruas jalan di wilayah Hayaping serta sejumlah akses jalan strategis yang dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pengembangan ekonomi daerah.
Selain sektor infrastruktur, Ampera juga menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian dan perkebunan yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bartim.
Ia berharap berbagai usulan pembangunan dari Bartim dapat disampaikan secara terstruktur sehingga dapat menjadi bahan pembahasan pada Musrenbang tingkat provinsi.
“Melalui Musrenbang ini kita berharap program-program yang benar-benar penting dapat diperjuangkan bersama, baik melalui anggaran kabupaten, provinsi, maupun pusat,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Ampera mengajak seluruh pihak untuk tetap bersyukur dengan kondisi yang ada serta terus bekerja secara maksimal demi mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bartim.(Mad/Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
