Kuala Kapuas, Betang.tv — Musibah kebakaran kembali mengguncang Kabupaten Kapuas. Sejumlah rumah warga di Desa Pantai, Kecamatan Kapuas Barat, dilalap si jago merah pada Senin lalu, menyebabkan sembilan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Sebagai wujud kepedulian, Bupati Kapuas HM Wiyatno turun langsung meninjau lokasi kebakaran, Selasa (13/1/2026). Didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai serta sejumlah kepala OPD, Bupati sekaligus menyerahkan bantuan darurat kepada para korban.
Bupati Wiyatno menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah tersebut dan menegaskan kehadiran pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas hadir untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Kami ingin memastikan para korban mendapatkan perhatian dan bantuan, terutama untuk kebutuhan dasar,” tegas Wiyatno.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik dan aktivitas rumah tangga.
“Pastikan instalasi listrik aman dan jangan meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan. Kewaspadaan kecil bisa mencegah musibah besar,” imbaunya.
Kepala BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran Sojuaon Pandiangan, menjelaskan bantuan yang disalurkan berasal dari BPBD dan Dinas Sosial, berupa perlengkapan kebutuhan dasar seperti kompor gas, panci, sembako, dan kasur.
“Bantuan ini difokuskan untuk kebutuhan dasar korban kebakaran agar bisa segera beraktivitas kembali,” ujarnya.
BPBD, lanjut Pangeran, juga akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Dinas Perkim untuk menilai tingkat kerusakan bangunan. Hasil penilaian tersebut akan menentukan besaran bantuan perbaikan rumah.
“Untuk rumah rusak berat akan diberikan bantuan Rp30 juta, rusak sedang Rp10 juta, dan rusak ringan Rp5 juta,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Karolinae, berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan mempercepat pemulihan pascakebakaran.
“Kami berharap masyarakat yang terdampak bisa segera bangkit. Jika terjadi musibah serupa, segera laporkan ke Dinas Sosial, baik melalui telepon maupun WhatsApp untuk penanganan cepat,” ujarnya.
Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam penggunaan api, terutama saat memasak.
“Jangan meninggalkan masakan tanpa pengawasan. Keselamatan dimulai dari kehati-hatian,” pungkasnya.(Rby/Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
