Palangka Raya, Betang.tv – Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menegaskan posisinya di peta pembangunan nasional. Kota Cantik ini sukses meraih Piagam Penghargaan Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) for Cities 2025, sekaligus menembus 10 besar kota terbaik se-Indonesia dalam akselerasi pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dalam pemeringkatan nasional tersebut, Palangka Raya membukukan skor 65,16 dan dinobatkan dalam kategori “The Encourager”, sebuah predikat bagi daerah yang dinilai aktif menjadi penggerak utama implementasi pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Penghargaan prestisius ini menjadi bukti konkret bahwa arah pembangunan Palangka Raya tidak sekadar mengejar pertumbuhan, tetapi juga menempatkan keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial sebagai fondasi utama.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perangkat daerah, ditopang oleh partisipasi aktif masyarakat.
“Kami sangat bersyukur Palangka Raya masuk 10 besar terbaik nasional dalam kategori The Encourager. Ini bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan penegasan bahwa pembangunan kota sudah berada di jalur yang benar menuju kesejahteraan jangka panjang,” ujar Fairid, Kamis (5/2/2026).
Fairid menegaskan, capaian ini lahir dari kolaborasi lintas sektor yang konsisten, di mana prinsip-prinsip SDGs diintegrasikan ke dalam setiap kebijakan dan program pembangunan daerah.
“Penghargaan ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga Palangka Raya,” tambahnya.
Penghargaan I-SIM 2025 sendiri merupakan hasil kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas, PT Surveyor Indonesia, dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Proses penilaian dilakukan secara ketat dan komprehensif, meliputi aspek tata kelola lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta inklusivitas sosial, guna memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan.(Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
