Aksi Maling Sawit di Kotim Digagalkan, 2 Kabur, 1 Tertangkap


Sampit, Betang.tv – Aksi pencurian buah sawit di perkebunan milik PT Sukajadi Sawit Mekar (SSM), Kabupaten Kotawaringin Timur, berhasil digagalkan. Seorang pria berinisial AF (31) tertangkap tangan saat hendak membawa kabur ratusan kilogram sawit menggunakan mobil pikap.

Peristiwa itu terjadi di Blok I11 Estate Seranau, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Rabu (18/2/2026). Aksi AF terendus saat petugas keamanan PT SSM yang sedang patroli mencurigai sebuah Daihatsu Grand Max hitam tanpa pelat nomor keluar dari area perkebunan dengan muatan penuh.

Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan pos jaga. Mobil pelaku akhirnya berhasil dihentikan di Pos Garuda 2. Saat diperiksa, dua orang di dalam kendaraan kabur ke arah kebun, sementara AF tak sempat melarikan diri.

“Saat diberhentikan dan ditanya asal muatan, dua pelaku langsung kabur. Satu orang berhasil kami amankan,” kata Kasi Humas Polres Kotawaringin Timur AKP Edy Wiyoko, Kamis (19/2/2026).

Dari pemeriksaan, AF mengakui mencuri buah sawit dari Blok I11 Estate Seranau milik PT SSM. Total sawit yang diangkut mencapai 111 janjang dengan berat sekitar 1.880 kilogram.

“Kerugian perusahaan ditaksir mencapai Rp6.422.080,” jelas AKP Edy.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas praktik pencurian yang merugikan sektor perkebunan, yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi daerah.

Saat ini, AF bersama barang bukti berupa satu unit mobil pikap dan seluruh buah sawit curian telah diamankan di Mapolsek Telawang untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, AF dijerat Pasal 107 huruf d UU RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dan/atau Pasal 476 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara.(Red)


Periksa Juga

Terduga Penipu Bermodus Sedekah Alquran Diciduk Warga di Palangka Raya

        Pengunjung : 168 Palangka Raya, Betang.tv — Terduga pelaku penipuan yang sempat menghebohkan warga …

Tinggalkan Balasan