Jakarta, Betang.tv – Tantangan jurnalisme di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak lagi sebatas kemampuan mengolah informasi dengan cepat. Integritas, akurasi, independensi, dan kemandirian ekonomi juga menjadi faktor penting yang menentukan masa depan profesi jurnalis.
Di tengah perubahan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPP IPJI) mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 yang akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026, Minggu, 1 November 2026, di Roemah Djan, Jalan Talang No. 3, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.
Mengusung tema “27 Tahun IPJI: Jurnalis Berdaya di Era AI, Bersatu Membangun Kemandirian dan Mengawal Perlindungan Masyarakat”, momentum ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas insan pers sekaligus merumuskan langkah organisasi dalam menjawab perubahan lanskap media dan perkembangan teknologi digital.
Ketua Umum DPP IPJI, Dr. Ir. R. Kun Wardana Abyoto, M.T., Sabtu (24/10/2026), menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia jurnalistik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya AI, tanpa kehilangan prinsip-prinsip dasar profesi.
Menurutnya, AI membuka peluang bagi jurnalis untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat pengolahan informasi, dan mendukung kualitas karya jurnalistik. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap berada dalam koridor etika, akurasi, independensi, dan tanggung jawab profesional.
Bagi IPJI, penguasaan teknologi tidak cukup berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat digital. Jurnalis juga perlu memahami manfaat, risiko, serta batasan AI agar teknologi menjadi alat pendukung kerja jurnalistik, bukan pengganti penilaian kritis dan tanggung jawab manusia.
Kemandirian ekonomi menjadi perhatian lain yang tak kalah penting. Perubahan ekosistem industri media menuntut insan pers untuk terus berinovasi dan membaca peluang usaha, dengan tetap menjaga batas tegas antara aktivitas bisnis dan independensi pemberitaan.
Karena itu, rangkaian HUT ke-27 dan Rakernas 2026 turut menyiapkan pembekalan pemanfaatan AI untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan kualitas karya jurnalistik. Agenda tersebut juga mencakup pengembangan konsep Jurnalis Entrepreneur berbasis AI serta penguatan keterhubungan insan pers dengan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di sisi lain, IPJI menempatkan fungsi sosial jurnalisme sebagai bagian penting dari agenda organisasi. Pembahasan mengenai pemberitaan edukatif, pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan penguatan literasi informasi publik menjadi upaya untuk menegaskan peran pers dalam membantu masyarakat memahami persoalan sekaligus memperoleh informasi yang bertanggung jawab.
Ketua Panitia HUT IPJI ke-27 dan Rakernas 2026, M. Helmi Romdhoni, bersama jajaran kepanitiaan terus mengintensifkan koordinasi untuk mematangkan seluruh rangkaian kegiatan.
Persiapan mencakup pemantapan agenda, koordinasi peserta dari berbagai daerah, kebutuhan teknis, publikasi, hingga penjajakan kerja sama dengan sejumlah pihak. Panitia juga membuka ruang kolaborasi bagi mitra dan sponsor untuk mendukung peningkatan kapasitas serta kemandirian insan pers Indonesia.
Rangkaian peringatan HUT akan diisi dengan sambutan organisasi, pemutaran video perjalanan IPJI bertajuk Derap Langkah IPJI, peluncuran media, pemotongan tumpeng, serta pembekalan bagi insan pers.
Sementara itu, Rakernas akan menjadi forum evaluasi dan konsolidasi organisasi sekaligus ruang untuk menyusun arah kebijakan serta program kerja ke depan. Penguatan koordinasi kepengurusan DPP, DPW, dan DPC IPJI di berbagai wilayah Indonesia menjadi bagian dari agenda yang dipersiapkan.
Forum tersebut juga diharapkan melahirkan rekomendasi strategis mengenai profesionalisme jurnalis, pengembangan organisasi berbasis digital, peningkatan kesejahteraan anggota, serta penguatan kedaulatan AI dan data nasional.
Memasuki usia ke-27 tahun, IPJI berupaya memperkuat perannya sebagai organisasi yang mendorong profesionalisme, solidaritas, dan kemandirian insan pers di tengah perubahan zaman.
Melalui semangat “Bersama IPJI, Menguatkan Jurnalisme, Mengabdi untuk Negeri”, peringatan HUT dan Rakernas 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mempertegas arah perjuangan organisasi: membangun jurnalis yang kompeten menghadapi kemajuan teknologi, mandiri secara ekonomi, tetap berpegang pada etika profesi, dan berkontribusi bagi perlindungan masyarakat serta kepentingan bangsa.(Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
