Buntok, Betang.tv — Camat Karau Kuala, Adriansyah, mengajak masyarakat menjaga suasana kondusif selama Ramadan 1447 Hijriah. Ia menekankan pentingnya saling menghormati agar ibadah puasa dapat berlangsung dengan khusyuk di wilayah Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan.
Salah satu imbauan yang disampaikan berkaitan dengan aktivitas usaha kuliner. Pemilik rumah makan dan warung diminta tidak membuka layanan secara terbuka pada siang hari sebagai bentuk toleransi terhadap warga yang berpuasa.
Pemerintah kecamatan juga memberikan panduan terkait tradisi bagarakan sahur. Kegiatan tersebut tetap diperbolehkan, namun diminta dilaksanakan secara tertib, tanpa penggunaan musik DJ atau suara berlebihan. Warga dianjurkan menggunakan alat tradisional atau lantunan lagu bernuansa Islami dengan volume wajar, mulai pukul 01.30 WIB.
“Bagarakan sahur boleh dilaksanakan, tetapi tetap menjaga etika agar tidak mengganggu kenyamanan warga lain,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak menyalakan petasan, mercon, meriam bambu, maupun kembang api selama Ramadan hingga Idulfitri karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan risiko keselamatan.
Ia juga mengimbau warga menjaga sikap di ruang publik, seperti berpakaian sopan, tidak merokok sembarangan, serta saling menghormati. Para lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda diminta ikut berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan.
Menurut Adriansyah, upaya tersebut merupakan bagian dari semangat kebersamaan dalam membangun daerah, sejalan dengan motto “Bekerja Bersama, Merangkul Semua” serta filosofi lokal Sandeyah Bagawi, Manggampir Sandeyah Biti, yang menekankan nilai gotong royong dan persatuan masyarakat.(jky)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
