Peduli Dampak Kabut Asap, Anak Panah Ministry Bagikan 1.000 Masker kepada Pengendara di Palangka Raya


Palangka Raya, Betang.tv, – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan komunitas relawan Anak Panah Ministry dengan membagikan 1.000 masker kepada masyarakat di tengah pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Aksi sosial tersebut dilaksanakan pada Kamis sore (14/10/2026), mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, berlokasi di kawasan pertigaan Jalan A. Yani, Kota Palangka Raya.

Dipimpin El Hadi bersama enam relawan lainnya, pembagian masker menyasar masyarakat, khususnya pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi kawasan tersebut.

 

Sebanyak 1.000 masker dibagikan secara langsung sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu masyarakat mengurangi paparan asap yang semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.

Aksi kemanusiaan ini menjadi gambaran nyata kepedulian komunitas masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan warga. Terlebih, kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya telah berlangsung hampir tiga bulan terakhir, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dampak karhutla tidak hanya mengganggu jarak pandang dan aktivitas transportasi, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat. Paparan partikel halus dalam asap, terutama PM2.5, dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Bahkan, pada periode tertentu, kualitas udara di Kota Palangka Raya pernah mencapai kategori berbahaya. Kondisi tersebut menjadi peringatan bahwa persoalan karhutla bukan sekadar masalah kebakaran lahan, melainkan juga persoalan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

“Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Anak Panah Ministry berharap bantuan masker yang dibagikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan”, ucap El Hadi.

“Di tengah situasi kabut asap yang belum sepenuhnya teratasi, aksi tersebut sekaligus mengingatkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Sebab, menghadapi dampak karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga membutuhkan solidaritas serta partisipasi seluruh elemen masyarakat”, pungkasnya. (Stefanus_Red)


Periksa Juga

Dikukuhkan Pimpin DPD APPI Kalteng, Sugie Siap Bawa Welder Tembus Industri Nasional

        Pengunjung : 1,195 Palangka Raya, Betang.tv – Perjalanan Dwi Sugiarto ke Cikarang Selatan, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan