Bawa Aspirasi Welder Kalteng ke Panggung Nasional, Sugie Hadiri Deklarasi APPI di Bekasi


Palangka Raya, Betang.tv – Semangat membawa keterampilan tenaga pengelasan Kalimantan Tengah menembus pasar industri nasional mendorong Ketua Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI) Kalimantan Tengah, Dwi Sugiarto, melangkahkan kaki ke Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa Sugie itu hadir dalam Deklarasi Nasional Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) yang digelar pada 8 Agustus 2026. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan organisasi, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar memperluas jejaring sekaligus membuka peluang bagi para welder dan pelaku usaha pengelasan di Kalimantan Tengah untuk naik kelas.

Bagi Sugie, dunia pengelasan bukan semata-mata pekerjaan teknis yang mengandalkan keterampilan tangan. Di balik percikan api las, terdapat potensi sumber daya manusia yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan industri apabila mendapat akses, pembinaan, sertifikasi, teknologi, dan jaringan usaha yang memadai.

Pemilik Bengkel Las Karya Indah di Jalan RTA Milono Km 2,5, Kota Palangka Raya, itu melihat deklarasi APPI sebagai momentum penting untuk mempertemukan pelaku usaha pengelasan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran wadah berskala nasional tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antarpelaku usaha, memperluas peluang kemitraan, serta membuka akses bagi tenaga pengelasan daerah agar tidak hanya menjadi pemain di tingkat lokal.

Sugie yang juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan melalui Relawan Sosial Kemanusiaan Habar Kalimantan Tengah (HKT) menilai penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci agar tenaga welder dari Kalimantan Tengah mampu bersaing di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Potensi tenaga pengelasan di Kalimantan Tengah cukup besar. Namun, potensi tersebut perlu diiringi peningkatan kompetensi dan profesionalisme agar mampu memenuhi standar industri nasional,” ujar Sugie.

Karena itu, keterlibatan dalam organisasi dan forum pengelasan tingkat nasional menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mempelajari perkembangan industri pengelasan secara lebih luas.

Deklarasi Nasional APPI sendiri diprakarsai oleh Budi Harta Winata yang dipercaya sebagai ketua umum pertama. Organisasi tersebut hadir sebagai wadah yang menyatukan pelaku usaha dan bengkel las dari berbagai wilayah di Indonesia.

APPI diharapkan mampu memperkuat daya saing industri pengelasan nasional sekaligus mendorong semakin luasnya penggunaan produk dalam negeri.

Bagi Kalimantan Tengah, langkah tersebut membuka ruang baru untuk memperkenalkan kemampuan para welder daerah ke jaringan industri yang lebih luas.

Sugie berharap keikutsertaannya dalam momentum nasional tersebut dapat menjadi awal dari semakin terbukanya kesempatan bagi para pelaku usaha pengelasan di Kalimantan Tengah untuk membangun kolaborasi, meningkatkan kualitas produk dan jasa, serta mengambil bagian dalam rantai industri nasional.

Semangatnya sederhana, tetapi memiliki arah yang jelas, yakni welder Kalimantan Tengah tidak hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga harus memiliki kesempatan untuk bersaing dan berkarya di tingkat nasional.

Dari bengkel-bengkel las di daerah, ia ingin lahir tenaga terampil yang memiliki kompetensi, daya saing, dan keberanian untuk menatap pasar industri yang lebih luas.(Red/J)


Periksa Juga

Bantuan Mesin Pompa Air Menguatkan Langkah Relawan HKT di Tengah Karhutla

        Pengunjung : 974 Palangka Raya, Betang.tv – Gerak cepat dilakukan Relawan Habar Kalimantan Tengah …