Tamiang Layang, Betang.tv – Suasana khidmat sekaligus penuh keakraban mewarnai kedatangan Kapolres Barito Timur yang baru, AKBP Iqbal Sengaji, di Markas Komando Polres Barito Timur, Jumat (11/9/2026).
Kedatangan pejabat baru tersebut disambut melalui tradisi Pedang Pora yang diikuti jajaran pejabat utama, para perwira, Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari.
Deretan pedang yang terangkat membentuk lorong kehormatan mengiringi langkah AKBP Iqbal Sengaji memasuki markas kepolisian. Dalam tradisi di lingkungan Polri, Pedang Pora menjadi simbol penghormatan sekaligus penyambutan bagi seorang pejabat yang memulai amanah baru.
Prosesi tersebut turut disaksikan Bupati Barito Timur, Wakil Bupati Barito Timur, unsur Muspida, jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari.
Kehadiran berbagai unsur tersebut tidak sekadar memperlihatkan semarak penyambutan, tetapi juga mencerminkan pentingnya kebersamaan dan sinergitas dalam mengawali kepemimpinan baru di wilayah hukum Polres Barito Timur.
Dengan tertib dan penuh penghormatan, AKBP Iqbal Sengaji melewati barisan Pedang Pora yang telah disiapkan. Momen itu menjadi bagian dari tradisi kedinasan sekaligus penanda diterimanya pimpinan baru sebagai bagian dari keluarga besar Polres Barito Timur.
Di balik prosesi yang berlangsung singkat tersebut, tersimpan pesan mengenai soliditas dan kesiapan jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Kepemimpinan di tingkat kewilayahan tidak hanya membutuhkan ketegasan seorang pimpinan, tetapi juga dukungan dan kerja bersama seluruh personel.
Kehadiran unsur Muspida dalam penyambutan juga menjadi gambaran pentingnya hubungan kelembagaan antara Polri dan pemerintah daerah. Sinergitas lintas sektor menjadi salah satu fondasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung berbagai agenda pembangunan daerah.
Bagi AKBP Iqbal Sengaji, memasuki Mako Polres Barito Timur bukan sekadar sebuah prosesi seremonial. Di balik langkah tersebut terdapat tanggung jawab baru untuk memimpin jajaran kepolisian dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Barito Timur.
Tantangan tersebut mencakup upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat langkah pencegahan, serta memastikan penegakan hukum dilaksanakan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam menjalankan amanah tersebut, koordinasi internal antara Polres dan Polsek jajaran menjadi bagian penting. Respons terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat membutuhkan kesiapsiagaan, komunikasi yang baik, serta kemampuan jajaran untuk bekerja secara terpadu.
Di sisi lain, sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat juga diharapkan terus diperkuat. Keamanan daerah pada hakikatnya bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh unsur.
Kehadiran Bhayangkari dalam prosesi penyambutan turut memberikan warna kekeluargaan. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian anggota Polri yang dihadapkan pada tuntutan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Tradisi Pedang Pora akhirnya tidak berhenti sebagai sebuah seremoni. Ia menjadi simbol dimulainya lembaran baru tentang amanah, kebersamaan, loyalitas, dan kesiapan untuk bekerja dalam satu tujuan.
Kedatangan AKBP Iqbal Sengaji di Mako Polres Barito Timur menandai dimulainya perjalanan tugas baru. Dengan dukungan seluruh jajaran serta sinergitas bersama pemerintah daerah dan masyarakat, kepemimpinan baru diharapkan dapat semakin memperkuat profesionalisme Polres Barito Timur sekaligus membangun kepercayaan publik.
Sebab, pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah kepemimpinan bukan hanya terlihat dari seremoni penyambutan, melainkan dari kerja nyata setelahnya seberapa kuat kepolisian hadir memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat.(Red/R)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
