Perkuat Informasi dari Desa, Diskominfops Bartim Bekali KIM dengan Teknologi AI


Tamiang Layang, Betang.tv – Transformasi digital hingga ke tingkat desa menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops), pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) kini diarahkan tidak hanya pada penguatan kelembagaan, tetapi juga peningkatan keterampilan pengurus dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengelola informasi digital.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan KIM yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober hingga 12 November 2026. Tim pembina akan turun langsung ke desa-desa untuk memetakan perkembangan KIM, menggali kendala yang dihadapi, sekaligus memberikan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan.

Tim Pembina KIM Diskominfops Barito Timur dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP), Wayan Cakre, S.IP., M.M., bersama jajaran terkait.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfops Barito Timur, Limer, S.Pd., M.M., Jumat (9/12026), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran KIM sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, pembinaan secara langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi riil KIM di desa, mulai dari aktivitas yang telah berjalan, kapasitas pengurus, hingga berbagai tantangan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Evaluasi tidak semata-mata berorientasi pada aspek administrasi. Lebih dari itu, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pengurus agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Pendekatan dialog terbuka, diskusi, dan praktik langsung akan menjadi bagian dari proses pembinaan. Melalui pola tersebut, pengurus KIM diharapkan lebih leluasa menyampaikan pengalaman, kebutuhan, serta persoalan yang selama ini menghambat aktivitas mereka.

Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam pembinaan kali ini adalah pengenalan sekaligus praktik pemanfaatan AI untuk mendukung pengelolaan informasi digital.

Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan ide konten, menyusun draf berita, menyiapkan bahan publikasi, hingga mengemas informasi agar lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.

Pembekalan ini menjadi relevan di tengah kebutuhan desa untuk menyampaikan informasi pembangunan, memperkenalkan potensi lokal, serta mempromosikan produk unggulan dan kegiatan masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Namun, pemanfaatan AI tetap perlu disertai pemahaman mengenai akurasi informasi, etika publikasi, dan tanggung jawab dalam penyebarluasan konten. Hasil yang dibuat dengan bantuan teknologi harus diperiksa kembali sebelum dipublikasikan agar informasi yang disampaikan tetap faktual dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan demikian, AI diharapkan tidak sekadar menjadi alat bantu teknis, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas komunikasi publik di tingkat desa.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, monitoring, evaluasi, dan pembinaan KIM akan dilaksanakan secara bertahap di 10 kecamatan dengan sasaran desa-desa yang telah ditentukan.

Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Desa Puri dan Desa Lenggang, Kecamatan Raren Batuah. Selanjutnya, Kamis, 15 Oktober 2026, tim dijadwalkan mengunjungi Desa Bambulung dan Desa Jihi di Kecamatan Pematang Karau.

Pada Selasa, 20 Oktober 2026, pembinaan berlangsung di Desa Saining dan Desa Rodok, Kecamatan Dusun Tengah. Kemudian, Kamis, 22 Oktober 2026, kegiatan menyasar Desa Luau Jawuk dan Desa Tampa di Kecamatan Paku.

Berikutnya, Selasa, 27 Oktober 2026, tim menuju Desa Telang dan Desa Murutuwu di Kecamatan Paju Epat. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, pembinaan dijadwalkan berlangsung di Desa Dayu dan Desa Simpang Naneng, Kecamatan Karusen Janang.

Memasuki November, kegiatan berlanjut pada Selasa, 3 November 2026, di Desa Hayaping dan Desa Wungkur Nanakan, Kecamatan Awang. Selanjutnya, Kamis, 5 November 2026, tim mengunjungi Desa Bentas dan Desa Ramania di Kecamatan Patangkep Tutui.

Pada Selasa, 10 November 2026, pembinaan dijadwalkan menyasar Desa Jaar, Desa Matabu, dan Desa Mangkarap di Kecamatan Dusun Timur. Rangkaian kegiatan kemudian direncanakan berakhir pada Kamis, 12 November 2026, di Desa Tewah Pupuh dan Desa Kandris, Kecamatan Banua Lima.

Melalui pembinaan tersebut, Diskominfops Barito Timur berharap KIM semakin aktif menjalankan fungsinya sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

KIM juga diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam mengangkat potensi desa, menyebarluaskan informasi pembangunan, serta memperluas promosi produk unggulan dan aktivitas masyarakat melalui media digital.

Pendampingan langsung di desa sekaligus menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara tim pembina dan pengurus KIM. Berbagai kendala yang ditemukan di lapangan diharapkan dapat dipetakan dan dicarikan solusi sesuai kebutuhan masing-masing komunitas.

Pada akhirnya, penguatan kapasitas pengurus dan pemanfaatan AI secara bijak diharapkan dapat mendorong KIM menjadi komunitas yang semakin kreatif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan dukungan tersebut, KIM diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu berperan aktif dalam memproduksi dan menyebarluaskan informasi yang akurat, bermanfaat, serta mendorong kemajuan desa di Kabupaten Barito Timur.(Red/R)


Periksa Juga

704 Karhutla Hanguskan 671,5 Hektare, Pemkab Barito Timur Perkuat Kesiapsiagaan

        Pengunjung : 995 Tamiang Layang, Betang.tv – Pemerintah Kabupaten Barito Timur memperkuat langkah penanganan …

Tinggalkan Balasan