Tamiang Layang, Betang.tv – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Timur terus diperkuat. Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji menginstruksikan Kasat Reskrim AKP Hengky Prasetyo untuk mengintensifkan sosialisasi hingga menyentuh masyarakat di tingkat desa.
Arahan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polres Barito Timur dalam menghadapi potensi karhutla yang masih perlu diwaspadai. Pencegahan tidak hanya diarahkan pada kawasan perkotaan, tetapi juga diperluas hingga wilayah pedesaan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.
Kapolres meminta jajarannya memastikan pesan-pesan pencegahan benar-benar hadir di tengah masyarakat. Berbagai media edukasi, seperti spanduk, poster, dan materi imbauan, diminta dipasang pada lokasi strategis yang mudah dilihat warga.
Materi sosialisasi tersebut diharapkan tidak sebatas menyampaikan larangan membakar hutan dan lahan, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla, dampaknya terhadap kehidupan masyarakat, serta konsekuensi hukum bagi pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran.
Menindaklanjuti arahan tersebut, AKP Hengky Prasetyo mengoptimalkan peran personel di lapangan. Sosialisasi didorong tidak berhenti pada pemasangan media imbauan, tetapi dilengkapi komunikasi langsung dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan edukatif.
“Pesan yang kita sampaikan harus sampai kepada masyarakat. Spanduk dan poster merupakan salah satu sarana untuk mengingatkan masyarakat. Namun, yang tidak kalah penting adalah komunikasi langsung melalui personel di lapangan agar masyarakat memahami bahaya dan konsekuensi dari pembakaran hutan maupun lahan,” ujar AKP Hengky.
Menurutnya, keterlibatan personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama. Karena itu, jajaran Polsek, Bhabinkamtibmas, dan unsur terkait didorong untuk aktif menyampaikan pesan-pesan pencegahan karhutla di wilayah tugas masing-masing.
Kehadiran personel hingga ke desa diharapkan membuat informasi mengenai pencegahan karhutla lebih mudah diterima masyarakat. Pada saat yang sama, warga didorong tidak sekadar menjadi penerima imbauan, tetapi turut mengambil peran dalam menjaga lingkungan di wilayah masing-masing.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji menegaskan, penanganan karhutla tidak semestinya baru bergerak ketika api telah muncul. Menurutnya, pencegahan harus ditempatkan sebagai langkah utama melalui penguatan edukasi dan kesadaran masyarakat.
“Yang paling utama adalah bagaimana kebakaran itu tidak terjadi. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan dan jangan hanya menunggu ketika sudah ada titik api. Kita harus hadir di tengah masyarakat, memberikan pemahaman dan mengingatkan secara terus-menerus,” tegasnya.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai luasnya dampak karhutla. Kebakaran tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta menimbulkan kerugian apabila api meluas dan sulit dikendalikan.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak menganggap pembakaran lahan sebagai hal yang lumrah. Api yang semula kecil dapat berkembang menjadi kebakaran lebih luas ketika kondisi cuaca dan lahan mendukung.
Karena itu, kewaspadaan dan kepedulian masyarakat menjadi mata rantai penting dalam upaya pencegahan. Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi berkembang menjadi karhutla.
Polres Barito Timur berkomitmen mengedepankan langkah preventif dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, pemadam kebakaran, perusahaan, masyarakat peduli api, serta seluruh elemen masyarakat.
Bagi Polres Barito Timur, pencegahan karhutla bukan semata-mata persoalan penanganan api, melainkan bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Dengan sosialisasi yang semakin masif hingga ke tingkat desa, kesadaran masyarakat diharapkan terus tumbuh. Pesan yang dibangun pun sederhana, tetapi fundamental: mencegah kebakaran jauh lebih penting daripada menunggu api membesar.
Polres Barito Timur mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga hutan dan lahan, meningkatkan kewaspadaan, serta mengambil peran aktif agar wilayah Barito Timur tetap aman, sehat, dan terlindungi dari ancaman karhutla.(Red/R)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
