TTA Group Perkuat Garda Lapangan Hadapi Karhutla di Kanal C Kapuas


Kuala Kapuas, Betang.tv – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mendapat dukungan dari PT Tuah Turangga Agung (TTA Group). Perusahaan bersama unit usahanya memperkuat dukungan operasional bagi aparat kewilayahan dan instansi kehutanan dalam menangani serta memantau kawasan rawan karhutla.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi kebutuhan operasional personel Kodim 1011/Kuala Kapuas, Koramil 1011-08/Mantangai, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Kapuas Kahayan saat menangani titik api di sekitar Kanal C, Desa Katunjung, Kecamatan Mantangai.

Penanganan berlangsung sejak 8 Agustus 2026. Kawasan yang terbakar memiliki tantangan tersendiri karena sebagian lokasi sulit dijangkau melalui jalur darat. Kondisi tersebut membuat penanganan membutuhkan dukungan alternatif, termasuk operasi water bombing yang dikoordinasikan oleh Kodim 1011/Kuala Kapuas.

Setelah titik api berhasil dikendalikan pada 9 Agustus 2026, perhatian kemudian diarahkan pada tahap pendinginan dan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api.

Pada tahap ini, TTA Group memanfaatkan infrastruktur lokal berupa sumur bor dan jaringan kanal sebagai sumber pasokan air bagi petugas. Dukungan tersebut digunakan untuk membantu proses pembasahan lahan secara berkala, terutama pada area yang dinilai masih berpotensi menyimpan bara api.

Langkah tersebut sekaligus memperpanjang efektivitas penanganan pascakebakaran. Sebab, pengendalian karhutla tidak berhenti ketika api padam, tetapi membutuhkan pemantauan dan pembasahan secara berkelanjutan untuk menekan risiko kebakaran susulan.

Selain dukungan sumber air, TTA Group turut menyediakan sarana pendukung bagi personel yang bertugas. Perusahaan mendirikan pondok singgah serta memenuhi kebutuhan logistik bagi petugas KPHL Kapuas Kahayan dan Kodim 1011/Kuala Kapuas selama menjalankan tugas di Desa Katunjung.

Fasilitas tersebut digunakan untuk menunjang mobilisasi, koordinasi, hingga pemantauan kawasan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses dan infrastruktur.

Dukungan operasional itu merupakan bagian dari rangkaian Kolaborasi Batch 1 yang berlangsung pada 8–28 Agustus 2026. Kolaborasi kemudian berlanjut melalui Batch 2 pada 3–28 September 2026 dengan fokus pada pengawasan dan pemantauan kawasan bekas titik api.

Dalam kegiatan lanjutan tersebut, TTA Group turut mendampingi patroli rutin di sekitar Kanal C. Patroli dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi kawasan sekaligus mendeteksi kemungkinan keberadaan bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Depthead External Partnership dan Rehabilitasi DAS TTA Group, Bintang Adityawarman, menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan respons yang ditopang kesiapan sarana di lapangan.

“Penanganan karhutla membutuhkan respons cepat sekaligus dukungan sarana lapangan yang andal. Kami menyadari betapa krusialnya peran aparat kewilayahan dan instansi kehutanan dalam menjaga kawasan ini,” ujar Bintang, Selasa (15/9/2026).

Menurut Bintang, dukungan perusahaan diarahkan untuk membantu memastikan personel dapat menjalankan tugas secara optimal, baik pada fase pemadaman maupun setelah api berhasil dikendalikan.

“Oleh karena itu, TTA Group bersama seluruh unit usaha di bawahnya hadir untuk menyokong kebutuhan operasional tim, mulai dari penyediaan akses air sumur bor dan kanal, hingga fasilitas tempat tinggal sementara, agar pengawasan dan pembasahan lahan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Keterlibatan TTA Group dalam penanganan karhutla di Desa Katunjung menjadi bagian dari komitmen perusahaan bersama unit usahanya dalam mendukung upaya perlindungan lingkungan, termasuk di wilayah Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kolaborasi dengan Kodim 1011/Kuala Kapuas, Koramil 1011-08/Mantangai, dan KPHL Kapuas Kahayan juga diarahkan untuk menyelaraskan sumber daya dan dukungan lapangan sesuai kebutuhan penanganan.

Di tengah karakteristik kawasan yang memiliki tantangan akses serta potensi kerawanan karhutla, sinergi lintas pihak menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat upaya pencegahan, pengendalian, dan pemantauan.

Melalui dukungan operasional tersebut, TTA Group berupaya mengambil bagian dalam menjaga kawasan hutan dan lahan sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem di Kabupaten Kapuas.(Red/J)


Periksa Juga

Bantuan Mesin Pompa Air Menguatkan Langkah Relawan HKT di Tengah Karhutla

        Pengunjung : 975 Palangka Raya, Betang.tv – Gerak cepat dilakukan Relawan Habar Kalimantan Tengah …