Tamiang Layang, Betang.tv – Aktivitas pertambangan batu bara di wilayah Kabupaten Barito Timur kembali menjadi sorotan. Selain PT Bartim Coalindo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bartim mengungkap adanya beberapa perusahaan lain yang diduga turut mencemari Sungai Karau.
Fakta tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang rapat DPRD Barito Timur, Selasa (24/2/2026). Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Mardianto, didampingi Wakil Ketua II Eskop, serta dihadiri Sekretaris Daerah Misnohartaku, Asisten I Setda Ari Panan, jajaran kepala OPD, dan perwakilan sejumlah perusahaan tambang.
RDP tersebut membahas penanganan pencemaran lingkungan serta persoalan pascatambang yang dikeluhkan masyarakat. Sejumlah anggota DPRD secara bergantian mempertanyakan dampak pencemaran, langkah antisipasi, serta tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan baik oleh perusahaan maupun DLH.
Meski dugaan pencemaran selama ini mengarah pada PT Bartim Coalindo, DLH Bartim menegaskan bahwa hasil penelusuran lapangan menunjukkan tidak hanya satu perusahaan yang berkontribusi terhadap pencemaran Sungai Karau. Penelusuran dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait perubahan kualitas air sungai.
DLH menyatakan akan terus melakukan pendalaman terhadap dugaan pencemaran oleh perusahaan tambang lain dan tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi apabila terbukti terjadi pelanggaran atau kerusakan lingkungan.
Terkait PT Bartim Coalindo, DLH membenarkan bahwa perusahaan tersebut telah menerima teguran dan dinilai kooperatif dengan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua I DPRD Bartim, Mardianto, menegaskan DPRD tidak akan berhenti pada rapat semata. Ia mengajak seluruh pihak untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi Sungai Karau.
“Saya yakin bukan hanya Bartim Coalindo yang melakukan pencemaran. Ada perusahaan-perusahaan lain. Karena itu kita harus turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya,” tegas Mardianto.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Bartim Coalindo belum memberikan keterangan resmi kepada awak media.(Mad/Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
