Kuala Kapuas, Betang.tv – Upaya memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas pengasuhan anak terus digencarkan di Kabupaten Kapuas.
Rumah Pintar Taman Askari Kapuas bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Kapuas serta sejumlah organisasi perempuan menggelar Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektoral Penguatan Keluarga Melalui Parenting, Kamis (11/6/2026).
Mengangkat tema “Keluarga Tangguh, Anak Bertumbuh Melalui Optimalisasi Peran Parenting Orang Tua dalam Keluarga”, forum tersebut menjadi ruang konsolidasi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi penguatan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.
Kegiatan ini menegaskan bahwa keluarga tidak hanya berperan sebagai unit sosial terkecil, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter, kesehatan mental, serta masa depan anak di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial yang semakin kompleks.
Koordinator Rumah Pintar Askari, Like, menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan paling menentukan dalam proses tumbuh kembang anak.
“Rumah Pintar Askari menyambut baik kolaborasi lintas sektor ini sebagai upaya memberikan edukasi, pendampingan, dan penguatan kepada orang tua agar mampu menjalankan fungsi pengasuhan secara efektif,” ujarnya.
Rumah Pintar Askari sendiri merupakan lembaga pendidikan nonformal binaan PT Asmin Bara Bronang (ABB) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas yang berfokus pada pengembangan kapasitas masyarakat, khususnya anak dan keluarga.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas melalui Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Hak Perempuan. Dalam kesempatan itu, dua psikolog dihadirkan sebagai narasumber untuk membagikan wawasan dan praktik terbaik terkait pengasuhan berbasis kebutuhan anak.
Peserta yang berasal dari berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Kapuas mendapatkan materi seputar pola asuh positif, komunikasi efektif dalam keluarga, perlindungan anak, hingga strategi membangun keluarga yang tangguh, adaptif, dan harmonis.
Lebih dari sekadar forum diskusi, pertemuan lintas sektoral ini diharapkan melahirkan langkah konkret berupa program berkelanjutan yang mampu memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan perlindungan anak di daerah.
Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan nonformal, dan organisasi masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pengasuhan yang sehat dan inklusif. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas di Kabupaten Kapuas diharapkan tidak hanya berdampak pada tumbuh kembang anak secara optimal, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.(Red/J)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
