Bukan Sekadar Expo, Bartim Expo 2026 Gerakkan Ekonomi hingga Rp1,75 Miliar


Tamiang Layang, Betang.tv – Bartim Expo 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama sepekan, 8–15 Agustus 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur itu ditutup Bupati Barito Timur M. Yamin, Sabtu (15/8/2026) malam.

Tak sekadar menjadi etalase potensi daerah, Bartim Expo 2026 juga mencatat geliat ekonomi yang cukup signifikan. Panitia memperkirakan perputaran uang selama kegiatan mencapai sekitar Rp1,75 miliar.

Penutupan berlangsung meriah dan dihadiri Wakil Bupati Barito Timur, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, camat, pelaku UMKM, pedagang, komunitas, peserta expo, sponsor, panitia, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati M. Yamin menilai Bartim Expo 2026 telah menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan beragam potensi dan kreativitas masyarakat Barito Timur. Potensi tersebut mencakup produk UMKM, perdagangan, ekonomi kreatif, seni dan budaya, hingga berbagai inovasi pembangunan daerah.

Menurutnya, berakhirnya pelaksanaan expo tidak seharusnya menjadi akhir dari semangat masyarakat untuk terus berkarya dan mengembangkan usaha.

“Jangan berhenti berinovasi,” pesan M. Yamin kepada para pelaku UMKM dan peserta expo.

Ia mendorong pelaku usaha menjadikan pengalaman selama expo sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, memperkuat pelayanan, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif.

Pemanfaatan teknologi digital, lanjutnya, juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pemasaran. Produk lokal Barito Timur diharapkan tidak hanya mampu bersaing di pasar Kalimantan Tengah, tetapi juga menembus pasar nasional.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Bupati M. Yamin mengajak masyarakat mempertahankan semangat Huma Betang yang tercermin melalui kebersamaan, toleransi, gotong royong, dan persatuan.

Ia menegaskan, kemajuan daerah merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Barito Timur maju adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bartim Expo 2026, Misnohartaku, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mempertemukan pelaku UMKM, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi.

Bartim Expo 2026 diikuti 25 organisasi perangkat daerah (OPD), dua instansi vertikal, tiga perbankan, 66 UMKM binaan Kabupaten Barito Timur, serta 100 pelaku usaha/UMKM komersial. Kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai permainan hiburan.

Besarnya partisipasi pelaku usaha tersebut turut menggerakkan aktivitas ekonomi selama expo berlangsung. Berdasarkan catatan panitia, omzet atau perputaran uang di kawasan Bartim Expo 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp1,75 miliar.

Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa expo bukan hanya berfungsi sebagai ruang promosi dan hiburan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi titik temu antara pelaku usaha dan konsumen sekaligus membuka peluang pasar bagi produk-produk lokal.

Dengan berakhirnya Bartim Expo 2026, geliat ekonomi dan kreativitas yang telah tumbuh selama kegiatan diharapkan tidak ikut berhenti. Semangat berinovasi, memperluas pasar, dan memperkuat produk lokal menjadi pekerjaan berikutnya agar momentum expo dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi perekonomian Barito Timur.(Red/R)


Periksa Juga

29 Gerai KDKMP Terbangun, Pemkab Bartim Pacu Verifikasi 13 Lokasi Tahap I

        Pengunjung : 955 Tamiang Layang, Betang.tv – Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mendorong percepatan …