Buntok, Betang.tv – Di tengah ancaman musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), warga Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, memilih mengetuk pintu langit melalui doa dan kebersamaan.
Suasana berbeda terasa di ruas jalan Kelurahan Bangkuang, Minggu (9/8/2026) malam. Iring-iringan kendaraan dan warga yang berjalan kaki bergerak menyusuri permukiman. Dari pengeras suara, lantunan doa dan salawat menggema, mengiringi langkah warga yang berkumpul dalam satu ikhtiar memohon perlindungan dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa.
Kegiatan tersebut dikemas dalam “Doa Bersama Keliling Kelurahan Bangkuang”, sebagai ikhtiar bersama untuk memohon agar masyarakat dijauhkan dari bencana kekeringan, karhutla, serta berbagai musibah lainnya.
Warga yang telah menunggu di depan rumah masing-masing pun turut larut dalam suasana religius. Mereka mengikuti lantunan doa dan salawat dengan khidmat, menjadikan malam itu bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kecamatan Karau Kuala bersama Pemerintah Kelurahan Bangkuang dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Karau Kuala, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Majelis Taklim Al-Hidayah, serta kelompok pengajian se-Kelurahan Bangkuang.
Lurah Bangkuang, H. Muhammad Iqbal, mengatakan doa bersama tersebut merupakan bentuk ikhtiar yang dilakukan secara bersama-sama di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi bencana.
“Ini merupakan bentuk ikhtiar kita bersama. Selain berdoa dan memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita juga harus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, khususnya di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran,” tuturnya.
Menurutnya, doa bukanlah alasan untuk mengesampingkan upaya pencegahan. Sebaliknya, spiritualitas dan kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan beriringan agar masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Bangkuang memanjatkan harapan agar wilayah mereka senantiasa berada dalam lindungan Tuhan, dijauhkan dari kekeringan, karhutla, dan berbagai musibah.
“Semoga hujan segera turun dengan membawa keberkahan, sumber air tetap tersedia, lingkungan kita tetap aman, dan seluruh masyarakat diberikan kesehatan serta keselamatan,” kata Iqbal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun menjadi modal penting bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi lingkungan yang penuh tantangan.
“Semoga kebersamaan dan gotong royong yang kita bangun dapat terus terjaga, sehingga Kelurahan Bangkuang menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ujarnya.(Red/J)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
