Buntok, Betang.tv – Ada perpisahan yang bukan tentang meninggalkan, melainkan tentang menuntaskan sebuah amanah dan membuka lembar pengabdian yang baru. Nuansa itulah yang terasa dalam acara kenal pamit atau pisah sambut Lurah Bangkuang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Senin (24/8/2026).
Warga Kelurahan Bangkuang hadir mengantarkan H. Muhammad Iqbal yang mengakhiri tugasnya sebagai Lurah Bangkuang, sekaligus menyambut M. Rifai yang dipercaya melanjutkan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di kelurahan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Iqbal menyampaikan pamit sekaligus penghormatan dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Didampingi Siti Mahpuzah Iqbal, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bangkuang atas segala kekurangan selama menjalankan amanah sebagai lurah dan Ketua TP-PKK Kelurahan Bangkuang.
“Selama menjalankan amanah ini, tentu banyak hal yang telah kita lalui bersama. Ada kebersamaan, suka dan duka, perjuangan, serta berbagai pengalaman yang akan menjadi kenangan berharga bagi kami,” ujarnya.
Muhammad Iqbal mengakui, dalam menjalankan tugas dan pengabdian, tidak menutup kemungkinan terdapat tutur kata, sikap, kebijakan, maupun tindakan yang kurang berkenan di hati masyarakat.
“Atas segala kekurangan tersebut, dengan setulus hati kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kelurahan Bangkuang,” katanya.
Di balik pesan perpisahan itu, terselip penghargaan mendalam kepada masyarakat yang selama ini memberikan dukungan, kepercayaan, kerja sama, doa, dan kebersamaan.
Menurutnya, berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan seluruh masyarakat.
Bangkuang, bagi Muhammad Iqbal, bukan sekadar tempat lahir, sekolah dan bertugas. Kelurahan itu telah menjadi bagian dari perjalanan hidup sekaligus perjalanan pengabdiannya. Senyum, sapaan, kebersamaan, hingga doa masyarakat, katanya, akan menjadi kenangan yang terus dibawa meski tugas dan tempat pengabdian telah berganti.
“Walaupun tugas dan tempat pengabdian kami nantinya berbeda, silaturahmi dan rasa persaudaraan dengan masyarakat Bangkuang semoga tetap terjalin,” tuturnya.
Ia juga menitipkan harapan agar berbagai kebaikan yang telah dibangun bersama dapat diteruskan dan ditingkatkan demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kelurahan Bangkuang.
“Di mana pun kita bertugas, semoga pengabdian tetap menjadi jalan untuk memberi manfaat. Dan ke mana pun kita melangkah, semoga silaturahmi tidak pernah terputus,” ucapnya.
Kini, estafet kepemimpinan Kelurahan Bangkuang beralih kepada M. Rifai sebagai Lurah Bangkuang, didampingi Isnawati Rifai selaku Ketua TP-PKK Kelurahan Bangkuang.
Pergantian kepemimpinan tersebut bukan sekadar pergantian nama dan jabatan. Lebih dari itu, ada amanah yang harus dilanjutkan, pelayanan yang harus diperkuat, serta harapan masyarakat yang harus dijawab melalui kerja nyata.
Muhammad Iqbal pun menutup pesan perpisahannya dengan permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bangkuang.
“Selamat melanjutkan perjuangan untuk Bangkuang yang semakin maju, aman, rukun, dan sejahtera,” tandasnya.(Red/J)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
