Pro dan Kontra Tentang Pemindahan Ibu Kota ke Kalteng

  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Palangka Raya, BetangTv News -Pertemuan dengar pendapat para tokoh tentang wacana pemindahan ibu kota Republik Indonesia ke Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan tema “Wacana Pemindahan Ibu Kota RI ke Kalimantan Tengah, Siapkah Kita”? yang diselenggarakan oleh DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalteng dalam rangka HUT KNPI ke 46 Tahun, Sabtu (27/7/2019).

Kegiatan ini membahas tentang bagaimana kesiapan Kalteng menjadi ibu kota Republik Indonesia, mulai dari kesiapan menghadapi bencana Karhutla, kesiapan menjaga wilayah kekuasaan NKRI karena Kalteng sangat dekat dengan perbatasan negara lain, serta plus minusnya Kalteng menjadi ibu kota.

Ketua DPD KNPI Kalteng Rahmad Handoko menjelaskan tujuan diskusi dengan tema tentang pemindahan ibukota ini sebenarnya adalah wujud kepedulian sebagai Pemuda jadi ataupun tidak jadi pemindahan ibukota ke Kalimantan Tengah KNPI sebagai lembaga harus tetap siap bersaing menghadapi era modernisasi para pemuda harus siap membangun menjaga sumber daya alam meningkatkan SDM dan Pemuda harus lebih kritis.Kegiatan ini juga adalah salah satu bagian bagaimana kita sebagai pemuda mempersiapkan diri sebagai lembaga KNPI akan mendukung pemerintah tapi tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku berkaitan dengan pemindahan ibukota ini kalaupun jadi dipindahkan ke Kalimantan Tengah dan saya rasa kawan-kawan Pemuda pun siap memberi sumbangan tenaga ataupun pemikiran”.

Bambang Irawan perwakilan dari fordayak melakukan jajak pendapat di beberapa DPD fordayak terkait setuju atau tidak setuju tentang pemindahan ibukota yang hasilnya nya disaat dilakukan survei, 30% masyarakat Kalteng tidak setuju menjadi ibu kota 70% lainnya mengatakan sangat setuju jika Kalteng menjadi ibu kota. Dengan adanya wacana pemindahan ibu kota ke Kalteng inipun banyak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat Kalimantan sendiri yang takut masyarakat Dayak akan tersingkir seperti Betawi di jakarta, dan plusnya kesejahteraan meningkat di barengi dengan fasilitas pendidikan kesehatan penelitian dan lainnya.

Seperti diketahui bersama, rencana pemindahan ibu kota ini naik turun dari era Ir.Soekarno dulu sampai dengan pemerintah Presiden Joko Widodo dan memang kalau dilihat dari historisnya Kalteng memang sudah disiapkan oleh tokoh proklamator indonesia itu untuk menjadi ibu kota Republik Indonesia.

Ika Windarti Wakil Rektor dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya memamaparkan, Kalteng bisa mencontoh pemindahan ibu kota Brazil dari pusat kota Rio De Jenero ke daerah Brasilia dan meraka berhasil, ini sama persis kalo pemindahan ibu kota ke kalteng dan pemerintah bisa meniru apa yang dilakukan Brazil.

“Suara kita ini hanya aspirasi saja, ketuk palu jadinya pemindahan ibu kota ini ada di pemerintah, jadi baik ibu kota mau di pindahkan pulau Kalimantan, Sumatera bagian timur dan Sulawesi bagian selatan, wilayah tersebut adalah wilayah Republik Indonesia jadi kita harus mendukung wilayah mana yang nanti di pilihan oleh pemerintah pusat menjadi ibu kota indonesia, dengan harapan indonesia menjadi negara yang lebih baik,” tandasnya.(Wahyu/Red)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Periksa Juga

Warga Tionghoa Antusias Sambut Imlek 2023

        Pengunjung : 805 Palangka Raya,  BetangTV News, – Tahun baru China atau Imlek Tahun …