Kalteng Darurat BBM, APEPKA Siapkan Aksi Besar di Palangka Raya


Palangka Raya, Betang.tv – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terus terjadi di Kota Palangka Raya dan sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah kini memantik gelombang keresahan publik.

Kondisi tersebut mendapat sorotan serius dari Aliansi Pemuda Peduli Kalimantan Tengah (APEPKA Kalteng) yang menilai krisis distribusi BBM telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat kecil.

Kelompok yang paling merasakan tekanan disebut mulai dari pekerja harian, sopir angkutan, pengemudi ojek online, hingga pelaku UMKM yang menggantungkan aktivitas ekonomi mereka pada ketersediaan BBM.

Ketua APEPKA Kalteng, Nahason, menegaskan bahwa persoalan kelangkaan BBM tidak lagi sekadar antrean di SPBU, melainkan telah berkembang menjadi persoalan sosial yang membebani masyarakat.

“Kelangkaan BBM hari ini bukan hanya persoalan antrean di SPBU, tetapi sudah menjadi persoalan penderitaan masyarakat. Banyak warga harus mengantre berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM, bahkan ada yang tidak kebagian sama sekali. Ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh terus dibiarkan,” tegas Nahason, Jumat (8/5/2026).

Menurut APEPKA Kalteng, pemerintah bersama pihak terkait perlu segera memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik mengenai penyebab terganggunya distribusi BBM di Kalteng.

Pengawasan distribusi juga dinilai harus diperketat guna mencegah potensi penimbunan maupun penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat.

Sebagai bentuk respons atas situasi tersebut, APEPKA Kalteng bersama elemen pemuda, komunitas ojek online, dan masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi damai pada Senin, 11 Mei 2026.

Aksi akan dipusatkan di dua lokasi, yakni Kantor DPRD Provinsi Kalteng dan Kantor Gubernur Kalteng, dengan membawa tuntutan agar pemerintah segera menghadirkan langkah konkret dalam mengatasi krisis BBM yang dinilai semakin mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyuarakan keresahan rakyat. Ini bukan perjuangan satu kelompok, tetapi suara bersama demi kepentingan masyarakat luas. Kami ingin pemerintah benar-benar hadir dan memberikan solusi nyata,” lanjut Nahason.

APEPKA Kalteng juga mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama penyampaian aspirasi berlangsung, serta mengedepankan aksi damai yang bermartabat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(Red/J)


Periksa Juga

Tak Sekadar Silaturahmi, Sinergi Aparat dan Pemerintah Perkuat Pelayanan Warga Karau Kuala

        Pengunjung : 143 Buntok, Betang.tv – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Mapolsek Karau …

Tinggalkan Balasan