SiLPA Rp163,93 Miliar jadi Modal Perubahan APBD 2026, DPRD Barito Timur mulai Evaluasi


Tamiang Layang, Betang.tv – DPRD Kabupaten Barito Timur mulai mengevaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 melalui rapat kerja yang membahas Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis Enam Bulan Berikutnya, Senin (6/7/2026).

Pembahasan tersebut menjadi tahapan penting dalam mengukur capaian kinerja anggaran selama enam bulan pertama sekaligus menyusun proyeksi pelaksanaan APBD hingga akhir tahun. Hasil evaluasi ini juga akan menjadi dasar dalam penyusunan perubahan APBD apabila dipandang perlu.

Usai rapat, Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, mengatakan fokus pembahasan diarahkan pada realisasi anggaran semester pertama serta proyeksi penggunaan anggaran pada semester kedua agar tetap selaras dengan kondisi keuangan daerah dan prioritas pembangunan.

Ia mengungkapkan, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Tahun Anggaran 2025, Kabupaten Barito Timur mencatat sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) sebesar Rp163,93 miliar.

“Berkenaan dengan prognosis semester satu dan semester dua, setelah LHP BPK Tahun Anggaran 2025 kita mengetahui bahwa laporan realisasi anggaran menyisakan SiLPA sebesar Rp163,93 miliar,” ujar Nursulistio.

Menurutnya, besaran SiLPA tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam merumuskan arah perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, termasuk mengevaluasi program dan kegiatan yang telah berjalan maupun yang akan dilaksanakan pada semester kedua.

Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap belanja daerah tetap efektif, tepat sasaran, sesuai kemampuan fiskal daerah, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Nursulistio menegaskan, pembahasan masih berlangsung dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya guna memperoleh hasil evaluasi yang lebih komprehensif sebelum diambil keputusan terkait kemungkinan perubahan anggaran.

“Kalau memang diperlukan, tentu akan ada penyesuaian atau perubahan terhadap kegiatan maupun anggarannya. Hari ini pembahasan belum selesai dan akan dilanjutkan besok. Intinya kami masih mengevaluasi pelaksanaan program semester satu serta rencana kegiatan semester dua,” pungkasnya.

Melalui rapat kerja tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur berupaya memastikan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 tetap berjalan secara akuntabel, efektif, dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan daerah, sehingga setiap kebijakan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.(Red/M)


Periksa Juga

Ketua DPRD Bartim Buka-bukaan Soal Peluang Perusda

        Pengunjung : 254 Tamiang Layang, Betang.tv – Investasi besar seharusnya tidak sekadar numpang lewat, …

Tinggalkan Balasan