Tamiang Layang, Betang.tv – Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 bukan sekadar ajang perkemahan berskala nasional. Bagi generasi muda Barito Timur, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperluas pengalaman, membangun persaudaraan lintas daerah, sekaligus menempa karakter dan kemandirian.
Pesan itu ditegaskan Bupati Barito Timur, M. Yamin, saat melepas Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Barito Timur menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Timur. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Barito Timur, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, perwakilan Dandim 1012/Buntok, perwakilan Kapolres Barito Timur, kepala sekolah peserta Jamnas XII, jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Barito Timur, pembina pendamping, staf kontingen, serta orang tua peserta.
Di hadapan para anggota Pramuka, M. Yamin menegaskan bahwa ukuran keberhasilan mengikuti Jamnas tidak semata-mata ditentukan oleh penghargaan yang dibawa pulang.
Menurutnya, jauh lebih penting apabila setiap peserta kembali ke Barito Timur dengan pengalaman baru dan karakter yang semakin kuat.
“Saya tidak hanya meminta kalian pulang membawa penghargaan. Yang lebih penting, pulanglah sebagai pribadi yang lebih disiplin, mandiri, percaya diri, dan berkarakter,” tegas M. Yamin.
Bupati mengingatkan, selama berada di Buperta Cibubur, setiap anggota kontingen tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Barito Timur dan Kalimantan Tengah.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjaga perilaku, kedisiplinan, kesehatan, kekompakan, serta menghormati seluruh aturan dan peserta dari daerah lain.
“Kalian berangkat bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi membawa nama Kabupaten Barito Timur dan Kalimantan Tengah. Karena itu, jagalah disiplin, patuhi aturan, tunjukkan sikap yang santun, serta jaga kekompakan dan kebersamaan di sana,” pesannya.
M. Yamin juga menitipkan lima hal penting kepada seluruh anggota kontingen.
Pertama, mematuhi seluruh aturan dan jadwal kegiatan. Kedua, menjaga sikap serta nama baik daerah dengan senantiasa berperilaku santun dan menghargai sesama peserta.
Ketiga, menjaga kekompakan serta mengutamakan kepentingan kontingen. Keempat, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara sungguh-sungguh sebagai sarana mengasah kreativitas, keaktifan dan kemandirian.
Kelima, mengutamakan keselamatan dan kesehatan serta senantiasa berkoordinasi dengan pembina pendamping.
M. Yamin berharap Jamnas XII menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka Barito Timur untuk keluar dari rutinitas, melihat keragaman Indonesia secara langsung, sekaligus membangun jejaring persaudaraan dengan Pramuka dari berbagai penjuru Tanah Air.
Ia juga meminta seluruh peserta tetap memegang teguh nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma sepanjang mengikuti kegiatan.
“Jaga nama baik daerah, jaga kesehatan dan keselamatan. Ikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, serap pengalaman sebanyak mungkin, dan kembali ke Barito Timur dalam keadaan sehat dan selamat,” pesan tersebut menjadi penekanan bagi seluruh kontingen.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Barito Timur, Misnohartaku, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembentukan kontingen merupakan bagian dari proses pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka di daerah.
Pembinaan tersebut diarahkan untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu mengembangkan keterampilan dan jiwa kepemimpinan.
Kontingen Barito Timur yang diberangkatkan berjumlah 41 orang, terdiri atas dua pimpinan kontingen, empat pembina pendamping, 32 peserta putra dan putri, satu petugas keamanan, serta dua staf kontingen.
“Seluruh anggota kontingen telah memenuhi persyaratan administrasi, kesehatan, dan kepesertaan, serta mengikuti pembekalan dan Training Center sebelum keberangkatan,” kata Misnohartaku.
Persiapan kontingen bahkan telah dilakukan sejak April 2026. Tahapannya diawali dengan pembentukan panitia dan kontingen pada 22 April, kemudian dilanjutkan dengan seleksi peserta dan pembina pendamping pada 25 April.
Pembinaan semakin intensif melalui Training Center dan pembekalan teknis yang berlangsung sejak 7 Juni hingga 2 Agustus 2026 dengan total 11 kali pertemuan.
Dengan bekal tersebut, Kontingen Gerakan Pramuka Barito Timur diharapkan tidak sekadar hadir dan berpartisipasi dalam Jamnas XII, tetapi mampu menjadikan setiap rangkaian kegiatan sebagai pengalaman berharga.
Sebab, dari sebuah perkemahan nasional, para peserta tidak hanya diharapkan membawa pulang cerita dan penghargaan, tetapi juga karakter yang lebih matang, persaudaraan yang lebih luas, serta semangat kepemimpinan yang dapat mereka bawa pulang untuk tumbuh dan memberi manfaat bagi Barito Timur.(Red/R)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
