Sampit, Betang.tv – Transformasi pembelajaran berbasis teknologi terus didorong Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR). Melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris, UPR menghadirkan penguatan kapasitas guru dalam memanfaatkan media digital interaktif di SMP Muhammadiyah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan bertajuk “Pemanfaatan Media Digital Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Muhammadiyah Sampit” tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi memperkuat kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan proses pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih interaktif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Tim pengabdian dipimpin Dr. Bahing, S.Pd., M.Pd., bersama Dr. Misrita, S.S., M.Hum., Dr. Akhmad Fauzan, M.Pd., serta mahasiswa Momon Witriyaningsih dan Ayudhia Sherani Firdaus.
Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan sekolah mitra untuk memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Selain mengenalkan berbagai platform, guru juga didorong memiliki keterampilan praktis dalam merancang media pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, tim memperkenalkan sejumlah media digital, di antaranya Canva, PowerPoint interaktif, Quizizz, Kahoot, serta video pembelajaran. Guru tidak hanya menerima pemaparan materi, tetapi juga mengikuti demonstrasi dan praktik langsung untuk mengembangkan bahan ajar digital.
Materi pembelajaran yang dikembangkan dapat memadukan teks, gambar, audio, video, latihan, kuis, hingga berbagai aktivitas interaktif. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi guru untuk menciptakan pengalaman belajar Bahasa Inggris yang dinamis dan melibatkan peserta didik secara aktif.
Suasana kegiatan berlangsung partisipatif melalui pemaparan materi, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, serta praktik. Pola ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung mengeksplorasi teknologi dan menghubungkannya dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.
Tim pengabdian juga membuka ruang pendampingan agar guru dapat terus mengembangkan media pembelajaran digital secara kreatif, inovatif, dan kontekstual. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada pengenalan aplikasi, tetapi diarahkan menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Program Pascasarjana UPR memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendampingi sekolah dan pendidik menghadapi perkembangan pembelajaran berbasis teknologi.
Penguatan kapasitas guru melalui pemanfaatan media digital diharapkan turut menciptakan proses pembelajaran Bahasa Inggris yang semakin adaptif, interaktif, dan selaras dengan kebutuhan pendidikan di era digital.(Red/J)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
