Nekad.!!! Ditengah Pandemi Tiga Warga Binaan Rutan Kapuas Kabur

  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Kuala Kapuas, BetangTv News – Tiga tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah melakukan aksi nekadnya di tengah pandemi Covid-19 ini dengan melarikan diri.

Informasi dihimpun bahwa tiga tahanan kabur atau melarikan diri tersebut pada Rabu 22 April 2020, sekira pukul 01.00 WIB saat tahanan di blok B dan C Rutan setempat sudah terlelap tidur.

Kepala Rutan Kapuas, Tony Aji Priyanto mengatakan, saat kejadian Regu piket Rutan Kapuas dipimpin yang oleh Hamdani baru menyadari kejadian kaburnya 3 Napi pada pukul 03.30 WIB.

“Mereka berhasil kabur dengan cara merusak dan menjebol teralis atas salah satu kamar tahanan di Blok B, di duga menggunakan gergaji besi dan tang hingga bisa keluar dari dalam tahanan melewati lahan kosong di sisi belakang arah barat Rutan Kapuas ini,” bebernya.

Tony mengungkapkan bahwa data tahanan yang melarikan diri tersebut, diantaranya Usin bin Mansyah warga Alai Simpang Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas terlibat perkara penggelapan pasal 372 KUHP.

Kemudian, Sansyah bin Iskandar warga Bantanan Desa Paduran Sebagau Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau, terlibat perkara pencurian 363 KUHP.

Serta Masri bin Unan warga Jalan Bunga Tanjung Desa Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala Kabupaten Kapuas tersangkut perkara pencurian pasal 363 KUHP.

Tony menambahkan, beberapa saksi mata di sekitar Rutan Kapuas mengatakan bahwa orang yang di duga warga binaan Rutan Kapuas tersebut melarikan diri ke arah Jalan Cilik Riwut ujung atau jalan Mawar menuju fery penyeberangan.

“Saat ini regu piket Rutan Kapuas bersama pihak Polres Kapuas di bantu relawan Balakar Kapuas sedang melakukan pencarian dan pengejaran termasuk mendatangi alamat Napi sesuai dengan data yang ada di Rutan Kapuas,” tandasnya.(Red)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Periksa Juga

Bawa Sabu, Warga Tumpung Ulung Ditangkap Polisi Barsel

        Pengunjung : 79   Buntok, BetangTv News – AD (43) seorang terduga pelaku pengedar …