Fairid Dorong Kompetensi SDM yang Berintegritas dan Berdaya Saing

  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Palangka Raya, BetangTv News – Pandemi Covid-19 membawa kepada perubahan kondisi manusia pada saat ini, adanya pandemi ini juga membuat berbagai pengaruh pada kehidupan masyarakat Indonesia yang kemudian tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan masyarakat akan tetapi berdampak kepada sektor ekonomi, politik bahkan sosial.

Di sektor tenaga kerja pun saat ini dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, dan keterampilan yang luas agar dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan profesional yang siap bertahan di era globalisasi serta menurunkan tingkat pengangguran untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi di tengah pandemi ini.

Untuk itu, Pemerintah Kota Palangka Raya bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja melalui UPTP BLK Samarinda melakukan pelatihan berbasis kompetensi gelombang I di UPTD BLK Kota Palangka Raya.

Diharapkan dengan pelatihan itu sebagai salah satu instrument pengembangan sumber daya manusia yang dapat mentransfer pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang produktif.

“Bagi Pemerintah Kota Palangka Raya, keberadaan kegiatan pelatihan SUB Kejuruan ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengurangi tingkat pengangguran di tengah era globalisasi dan pandemi Covid-19 saat ini,” kata Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, Jumat (19/3/2021).

Oleh karena itu, kehadiran peserta dalam pelatihan ini sangatlah memberi arti penting bagi angkatan kerja dan pelatihan ini juga merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam meningkatkan keterampilan pekerja di Kota Palangka Raya.

Fairid berharap kepada para peserta pelatihan agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan agar dapat terserap ilmu yang dapat dimanfaatkan dan diimplementasikan dalam dunia kerja nantinya.

“Besar harapan saya agar para peserta dapat belajar sungguh sungguh dan begitu selesai pelatihan dapat membuka usaha sendiri, sehingga dapat pula membuka kesempatan kerja bagi yang lain tentunya dan mampu meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat dan mengurangi tingkat pengangguran,” demikian Fairid.

Adapun pelatihan gelombang I yang diadakan meliputi SUB kejuruan, komputer operator assistant, pemeliharaan dan perbaikan AC rumah tangga, administrasi perkantoran, pengoperasian mesin bubut dan service motor konvensional yang diikuti oleh 80 peserta pelatihan.(Red)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Periksa Juga

Kunjungi Kotim, Presiden Jokowi Tinjau Lahan Pertanian Desa Bapeang

        Pengunjung : 458 Sampit, Betang.Tv – Usai melakukan peninjauan di pasar PPM Sampit, Gubernur …