Ketua DPD PKS Bartim: Edy Mulyadi Bukan Struktur Pengurus PKS

  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Tamiang Layang, BetangTV News, – Menyikapi beredarnya di media-media sosial terkait pernyataan Edy Mulyadi yang berdampak pada partai PKS menghasilkan pernyataan-pernyataan miring oleh beberapa oknum maupun masyarakat Kalimantan yang tidak menghendaki keberadaan PKS.

Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah, Habib Said Abdul Saleh, dirinya menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan oleh Edy Mulyadi pada video yang sempat viral belakangan ini sangat disayangkan karena telah membuat amarah masyarakat Kalimantan.

Adapun dengan adanya isu bahwa Edy Mulyadi berada dalam PKS hal tersebut sudah diklarifikasi oleh pimpinan partai baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten.

“Melihat dari informasi di media yang beredar terkait pernyataan Edy Mulyadi yang tidak diterima oleh para tokoh masyarakat maupun ormas di Kabupaten Barito Timur juga tersangkutnya nama PKS dalam poin tuntutan masyarakat, kami apresiasi perjuangan para ormas” ucap Habib Saleh.

Dengan adanya tuntutan tersebut. Habib Said Abdul Saleh, selaku ketua DPD PKS menyampaikan sikap bahwa dengan adanya pernyataan Edy Mulyadi yang diketahui bahwa Dirinya sempat mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPR melalui partai PKS namun gagal dan hal tersebut sampai saat ini dalam kepengurusan Edy Mulyadi sudah tidak tercantum sebagai pengurus PKS.

“Seperti yang disampaikan saudara kita Bapak Hengky A Garu dan pimpinan ormas-ormas lainnya bahwa menuntut PKS dicabut. Dan kalau memang terbukti ada kesalahan dan kami selaku ketua DPD Kabupaten mengikuti saja,” jelas Habib Saleh.

Pada kesempatan tersebut orang nomor dua di kabupaten Barito Timur yang menyandang jabatan sebagai Wakil Bupati kabupaten Barito Timur menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi apa yang disampaikan oleh masyarakat serta nasehat dan masukan-masukannya.

“Kami berharap terkait polemik yang sudah terjadi ini, masyarakat lebih mengerti dan dapat menilai hal-hal yang positif menyikapi dan tidak terprovokasi dengan kepentingan-kepentingan politik yang mau memanfaatkan pada permasalahan ini,” harapnya.

Sebelumnya, melalui Juru bicara PKS, Ahmad Mabruri, melalui video unggahannya mengatakan bahwa Edy Mulyadi bukan pejabat struktur PKS, dan video viral tersebut bukan dalam posisi menyuarakan terkait IKN melalui PKS namun murni suara pribadi.

“Sampai sekarang saudara Edy Mulyadi bukan pejabat struktur PKS. Tidak dalam posisi menyuarakan suara resmi PKS tentang Ibu Kota Negara, sehingga ucapan statetmen beliau adalah murni pendapat pribadi,” jelas Mabruri.

Dirinya juga menyebutkan bahwa terkait Ibu Kota Negara secara resmi sudah jelas disuarakan oleh fraksi PKS di DPR dan juga oleh para jubir yang bersuara di media. (Jetry/Red)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Periksa Juga

Jalin Sinergi KONI Bartim Kunjungi Disbudparpora

        Pengunjung : 356 Tamiang Layang, Betangtv – Jalin sinergi,Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)kunjungi Dinas …