Palangka Raya, Betang.tv – Kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu keterampilan yang semakin dibutuhkan, baik dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat. Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, menggelar pelatihan public speaking bertajuk “Dasar Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Komunikasi” pada Minggu, 29 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Petuk Ketimpun itu diikuti puluhan peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Pelatihan menghadirkan Ari Pangestu Aji sebagai narasumber utama.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi dasar mengenai teknik berbicara di depan umum, mulai dari cara mengatasi rasa gugup, teknik pernapasan dan vokal, penggunaan bahasa tubuh yang efektif, hingga praktik presentasi singkat.
Ketua panitia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri peserta saat tampil di depan publik, sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi verbal maupun nonverbal agar mampu menyampaikan pesan secara efektif dalam berbagai situasi.
Pelatihan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi teknik berbicara, simulasi, sesi praktik langsung, hingga diskusi dan tanya jawab. Peserta juga memperoleh evaluasi secara langsung dari narasumber sebagai bahan perbaikan kemampuan berbicara.
“Ada tiga hal penting ketika berbicara di depan umum, yakni kesiapan materi, pengendalian emosi, dan kemampuan membangun koneksi dengan audiens,” ujar Ari Pangestu Aji saat menyampaikan materi.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat.
“Latihan praktiknya sangat membantu. Saya jadi lebih percaya diri,” ungkapnya.
Di penghujung acara, panitia menyerahkan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize berupa paket sembako.
Panitia menilai peserta menunjukkan perkembangan yang positif selama pelatihan. Selain mampu menyampaikan materi dengan lebih terstruktur, peserta juga aktif berdiskusi serta mengajukan pertanyaan dan pendapat yang dinilai kritis serta konstruktif. Hal tersebut menjadi indikator bahwa pelatihan berhasil mendorong keberanian peserta untuk tampil dan berkomunikasi secara lebih percaya diri.(Red/J)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
