Palangka Raya, Betang.tv – Atraksi olahraga tradisional Lawang Sakepeng sukses mencuri perhatian pengunjung dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 yang berlangsung di GOR Indoor Serbaguna Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Selasa (19/5/2026).
Gerakan energik dan penuh ketangkasan dari para peserta menghadirkan suasana meriah di arena lomba. Seni bela diri khas Dayak ini menjadi salah satu cabang favorit karena memadukan unsur budaya, kekompakan, dan nilai filosofi leluhur.
Lawang Sakepeng adalah seni bela diri silat dan ritual tradisional suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah yang berfungsi sebagai simbol gerbang rintangan. Tradisi ini umumnya diperagakan untuk menyambut tamu kehormatan maupun sebagai prosesi sakral dan lazimnya ditampilkan dalam upacara pernikahan adat.
Tokoh Budaya Kalteng Guntur Talajan mengatakan, Lawang Sakepeng terus dipertahankan dalam FBIM sebagai upaya melestarikan warisan budaya Dayak agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Lawang Sakepeng bukan hanya bela diri, tetapi juga simbol kehormatan, keberanian, dan penghormatan dalam tradisi masyarakat Dayak,” ujarnya.
Dalam FBIM 2026, lomba diikuti peserta putra dan putri dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Penilaian meliputi kekompakan, teknik gerakan, ekspresi, kostum, hingga daya tahan fisik peserta. (Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
