Dari Palangka Raya menuju Pentas Nasional, Sugie Siap Perjuangkan Kemajuan Welder Kalteng


Palangka Raya, Betang.tv – Peluang besar kembali terbuka bagi pelaku usaha pengelasan di Kalimantan Tengah. Ketua Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI) Kalimantan Tengah, Dwi Sugiarto atau yang akrab disapa Sugie, menerima undangan resmi untuk menghadiri Deklarasi Nasional Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) yang akan digelar pada 8-9 Agustus 2026 mendatang, di Ores.Co Coffee & Ballroom, Arthamas Residence, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Undangan bernomor 011/DEK-APPI/VI/2026 tersebut diterbitkan Panitia Deklarasi APPI dan ditujukan kepada Sugie selaku Ketua KBLI Kalimantan Tengah. Agenda nasional itu menjadi momentum penting bagi transformasi organisasi pengelasan Indonesia menuju wadah yang lebih profesional, modern, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Selain menghadiri deklarasi, peserta juga akan mengikuti rangkaian kegiatan berupa Pameran dan Lomba Seni Daur Ulang Besi Bekas (Welding Art), serta forum kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, bengkel las, praktisi, hingga pemangku kepentingan di sektor industri pengelasan.

Bagi Sugie, undangan tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan bentuk pengakuan terhadap eksistensi dan perkembangan komunitas bengkel las di Kalimantan Tengah.

Pemilik Bengkel Las Karya Indah yang beralamat di Jalan RTA Milono Km 2,5, Kota Palangka Raya itu menilai, momentum deklarasi APPI harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk bagi para welder daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas jejaring usaha, serta membuka akses terhadap pasar industri yang lebih luas.

“Sudah saatnya welder Kalimantan Tengah naik kelas. Bengkel las lokal tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri, tetapi harus mampu tampil di pentas industri nasional. Melalui APPI, saya berharap lahir sinergi, inovasi, dan peluang kerja sama yang membawa kemajuan bagi para pelaku usaha pengelasan di Kalimantan Tengah,” ujar Sugie, Jumat (10/7/2026).

Sugie yang juga menjabat sebagai Ketua Relawan Sosial Kemanusiaan Habar Kalimantan Tengah (HKT) itu menegaskan bahwa peningkatan kompetensi merupakan kunci menghadapi tantangan industri yang terus berkembang. Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup, tetapi harus diimbangi dengan profesionalisme, sertifikasi, inovasi, serta kemampuan membangun jaringan bisnis.

Ia berharap keikutsertaan KBLI Kalimantan Tengah dalam deklarasi nasional tersebut dapat menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha pengelasan di daerah dengan industri nasional.

“Ini bukan hanya tentang menghadiri sebuah acara, tetapi bagaimana membawa semangat baru bagi para welder di Kalimantan Tengah agar semakin percaya diri, meningkatkan kualitas, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Ketika kualitas meningkat, peluang usaha akan semakin terbuka dan kesejahteraan para pelaku bengkel las pun ikut bertumbuh,” katanya.

Deklarasi Nasional APPI diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat ekosistem industri pengelasan Indonesia. Bagi Kalimantan Tengah, kehadiran perwakilan daerah dalam forum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi bengkel las lokal serta memperluas kemitraan yang dapat mendorong pertumbuhan sektor industri berbasis keterampilan di masa mendatang.(Red/J)


Periksa Juga

Tak Sekadar Viral, HKT Turun Tangan Pastikan Nasib Sepasang Lansia Tak Terabaikan

        Pengunjung : 1,082 Palangka Raya, Betang.tv – Kepedulian terhadap sepasang lanjut usia asal Kabupaten …

Tinggalkan Balasan