Satu Percikan Bisa jadi Bencana, Kades Teluk Betung Serukan Warga Waspada Karhutla


Buntok, Betang.tv – Musim kemarau mulai melanda wilayah Kabupaten Barito Selatan. Kondisi cuaca yang semakin panas dan minimnya curah hujan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga kewaspadaan seluruh masyarakat menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Desa Teluk Betung, Kecamatan Karau Kuala, Frans Dudy, mengajak seluruh warganya untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dengan melakukan pencegahan karhutla sejak dini. Menurutnya, satu kelalaian kecil dapat berujung pada kebakaran besar yang merusak hutan, lahan pertanian, mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.

“Memasuki musim kemarau, saya mengajak seluruh masyarakat Desa Teluk Betung untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan selalu berhati-hati dalam menggunakan api agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Frans Dudy, Sabtu (18/7/2026).

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membakar semak atau sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar, serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Apabila menemukan titik api, warga diminta segera melaporkannya kepada pemerintah desa atau aparat terkait agar dapat ditangani sebelum meluas.

Frans Dudy menegaskan bahwa keberhasilan mencegah karhutla sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat. Karena itu, ia mengajak setiap warga untuk saling mengingatkan dan tidak menganggap remeh potensi kebakaran selama musim kemarau.

“Karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan, aktivitas masyarakat, bahkan masa depan anak-anak kita. Mari kita jaga hutan, lahan, dan desa ini bersama-sama agar tetap aman, hijau, dan bebas dari bencana asap,” tegasnya.

Melalui imbauan tersebut, Pemerintah Desa Teluk Betung berharap budaya peduli lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan langkah pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama, potensi karhutla di musim kemarau dapat ditekan sehingga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.(Red/J)


Periksa Juga

MI Al Fitrah Tamiang Layang Sambut 73 Murid Baru, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat

        Pengunjung : 1,029 Tamiang Layang, Betang.tv – Semangat tahun ajaran baru 2026/2027 terasa di Madrasah …

Tinggalkan Balasan