Jalan Kalibata Disebut ‘Malioboronya’ Palangka Raya, Simbol Wajah Baru Kota Cantik


Palangka Raya, Betang.tv – Gemerlap lampu, deretan kendaraan yang tak putus melintas, serta ramainya aktivitas masyarakat setiap Rabu malam atau malam Kamis menghadirkan suasana berbeda di muara Jalan Kalibata, Kota Palangka Raya. Kawasan yang dahulu dikenal sebagai jalur penghubung kini perlahan menjelma menjadi salah satu pusat aktivitas malam yang oleh sebagian warga dijuluki sebagai “Malioboronya Palangka Raya.”

Julukan tersebut muncul bukan tanpa alasan. Pertumbuhan kawasan yang begitu pesat membuat Jalan Kalibata kini dipenuhi bangunan usaha, pusat perdagangan, hingga kawasan permukiman yang terus berkembang, menjadikannya salah satu wajah baru ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Warga setempat, Dwi Sugiarto, mengatakan perubahan di kawasan Jalan Kalibata sangat terasa dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan telah mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Saat ini kondisi Jalan Kalibata sangat maju pesat. Drainase dan siring baru sudah dibangun hampir di sepanjang jalan. Banyak ruko baru berdiri, rumah-rumah mewah, kawasan perumahan, hingga gerai ritel modern bermunculan sejak dibukanya pusat perbelanjaan di sekitar Kalibata,” ujar Dwi Sugiarto yang akrab disapa Sugie, Rabu (15/7/2026) malam.

Ia menjelaskan, Jalan Kalibata memiliki posisi strategis karena menghubungkan Jalan RTA Milono dengan Jalan G. Obos. Perannya sebagai jalur penghubung utama membuat kawasan tersebut semakin ramai dilalui masyarakat, terutama pada malam hari ketika aktivitas warga meningkat.

Ramainya kawasan ini tidak hanya mencerminkan geliat pembangunan Kota Palangka Raya, tetapi juga menjadi indikator tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru yang memberi dampak terhadap aktivitas perdagangan dan jasa di sekitarnya.

Meski demikian, warga berharap pesatnya perkembangan Jalan Kalibata dapat terus diimbangi dengan penataan kawasan yang baik, mulai dari pengelolaan lalu lintas, ruang bagi pejalan kaki, hingga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, kawasan yang dijuluki “Malioboronya Palangka Raya” ini tidak hanya menjadi ikon keramaian, tetapi juga menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.(Red/J)


Periksa Juga

Longsor Putus Kelancaran Trans Kalimantan, Arus Kasongan-Kereng Pangi Berlaku Buka-Tutup

        Pengunjung : 1,030 Kasongan, Betang.tv – Longsornya ruas Jalan Trans Kalimantan di jalur Kasongan–Kereng …

Tinggalkan Balasan