Palangka Raya, Betang.tv – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, terus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah mengintegrasikan nilai-nilai luhur budaya Dayak ke dalam kurikulum serta kampanye edukasi antikorupsi di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Kebijakan ini dilandasi keyakinan bahwa kearifan lokal Kalimantan Tengah memiliki fondasi moral yang kuat, khususnya dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kehormatan. Menurut Fairid, filosofi hidup masyarakat Dayak yang menghargai harkat dan martabat manusia sejalan dengan semangat nasional dalam memberantas praktik korupsi di seluruh lini pemerintahan.
“Kita ingin nilai integritas ini tidak hanya menjadi hafalan aturan, tetapi benar-benar meresap dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Melalui pendekatan budaya, pesan yang disampaikan terasa lebih dekat dengan jati diri kita sebagai masyarakat adat yang menjunjung kejujuran,” ujar Fairid, Jumat (13/3/2026).
Pendekatan berbasis kearifan lokal ini dinilai lebih efektif dibandingkan sosialisasi aturan secara formal semata. Dengan menyisipkan pesan moral melalui simbol, bahasa, dan filosofi budaya Dayak, pemerintah berharap nilai-nilai integritas dapat menyentuh sisi emosional sekaligus spiritual, baik bagi masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN).
Selain menjadi sarana edukasi, program ini juga diharapkan mampu menjadi benteng moral bagi para pegawai pemerintah dalam menghadapi godaan penyalahgunaan wewenang. Penanaman nilai budaya yang menjunjung rasa malu jika melanggar adat dan etika diyakini dapat mendorong kesadaran internal untuk bekerja profesional serta menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Ke depan, program edukasi antikorupsi berbasis budaya tersebut akan diimplementasikan melalui berbagai media, mulai dari spanduk edukatif di ruang publik, materi sosialisasi di lingkungan kerja, hingga modul pelatihan kepemimpinan bagi ASN di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Palangka Raya untuk menjadikan kearifan lokal sebagai fondasi dalam membangun pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
