Palangka Raya, Betang.tv – Pemerintah Kecamatan Jekan Raya menggelar kegiatan Pembinaan Kerukunan Antar Suku, Umat Beragama dan Ras bersama tokoh masyarakat guna mewujudkan stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah, di Kota Palangka Raya, Jumat malam (29/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Jekan Raya, Untung Sutrisno, S. Sos, MAP.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Pahandut, Danramil Kota Palangka Raya, Kapolsek Subsektor Jekan Raya, para lurah se-Kecamatan Jekan Raya, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya,
Camat Jekan Raya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai tidak hanya menjadi bagian dari program kerja Kecamatan Jekan Raya, tetapi juga bentuk sinergi positif bersama panitia pelaksana di Kelurahan Menteng.
Untung menegaskan pentingnya menjaga kerukunan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama dan ras yang ada di Kota Palangka Raya. Menurutnya, kondisi masyarakat yang aman dan harmonis menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan.
Selain membahas kerukunan masyarakat, Camat Jekan Raya juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan yang saat ini menjadi fokus Pemerintah Kota Palangka Raya.
Ia mengajak seluruh masyarakat mendukung Program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) sebagaimana arahan Wali Kota Palangka Raya.
“Permasalahan sampah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah. Mari kita bersama-sama memerangi sampah di Kota Palangka Raya, khususnya di wilayah Kecamatan Jekan Raya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total jumlah penduduk Kota Palangka Raya yang mencapai lebih dari 380 ribu jiwa, sekitar 52 persen di antaranya bermukim di wilayah Kecamatan Jekan Raya.
Tingginya jumlah penduduk tersebut berdampak pada meningkatnya volume sampah yang harus ditangani setiap hari hingga mencapai ratusan ton dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Menurutnya, salah satu kendala di lapangan adalah masih sulitnya pengawasan terhadap tenaga kebersihan dan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Karena itu, Camat meminta para Ketua RT dan Ketua RW ikut aktif menangani persoalan sampah di lingkungan masing-masing. Ia juga mengimbau warga untuk bergotong royong membersihkan lingkungan serta membiasakan pola hidup bersih.
“Jaga kebersihan lingkungan karena bumi ini bukan hanya warisan nenek moyang, tetapi juga titipan untuk anak cucu kita di masa mendatang,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Untung juga mengingatkan pentingnya Program Pengenalan Anak Kost, khususnya bagi penghuni rumah sewa atau tempat kost yang dinilai masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Ia meminta pemilik kost untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan tempat usahanya, termasuk pengelolaan sampah dan ketertiban penghuni. Ketua RT dan RW juga diminta aktif melakukan pendataan serta pengawasan terhadap penghuni kost maupun rumah sewa guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. (Red)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA

