Akademisi UMPR: Pencegatan Global Sumud Flotilla 2.0 Ancam Kemanusiaan dan Kebebasan Pers Dunia


Palangka Raya, Betang.tv – Pencegatan dan penahanan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 oleh militer Israel mendapat sorotan tajam dari akademisi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Administrasi dan Komunikasi (FISIP-ADKOM) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Srie Rosmilawati.

Ia menilai peristiwa tersebut bukan semata persoalan geopolitik, melainkan isu besar yang menyentuh nurani kemanusiaan dunia, kebebasan pers, serta hak publik internasional untuk memperoleh informasi yang jernih dari wilayah konflik.

Menurut Srie, keberadaan tiga wartawan Indonesia dalam misi tersebut, di antaranya Bambang Noroyono, Thoudy Badai, dan Andre Prasetyo Nugroho, sayamerupakan representasi dari fungsi luhur pers sebagai penjaga fakta dan saksi kemanusiaan di tengah pusaran konflik internasional.

“Jurnalis hadir bukan untuk menjadi bagian dari konflik, melainkan menghadirkan realitas kepada dunia. Ketika kerja jurnalistik dihambat, diintimidasi, bahkan disertai penahanan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan wartawan, tetapi juga hak masyarakat global untuk mengetahui kebenaran yang terjadi di lapangan,” ujar Srie, Kamis (21/5/2026).

Mantan Komisioner KPID dan KI Kalimantan Tengah itu menegaskan, dalam perspektif komunikasi internasional, tindakan represif terhadap misi sipil dan media dapat menimbulkan dampak serius terhadap citra demokrasi serta komitmen suatu negara terhadap keterbukaan informasi.

Ia menilai, di era komunikasi modern yang bertumpu pada transparansi, akuntabilitas, dan kebebasan informasi, pembatasan terhadap kerja jurnalistik justru berpotensi melahirkan krisis kepercayaan publik dunia.

“Semakin akses informasi dibatasi, semakin besar pula kecurigaan publik internasional terhadap apa yang sebenarnya terjadi di wilayah konflik,” tegasnya.

Srie memandang misi kemanusiaan seperti Global Sumud Flotilla 2.0 memiliki makna simbolik yang kuat dalam membangun komunikasi perdamaian global. Kehadiran relawan dan jurnalis lintas negara dinilai menjadi wujud solidaritas kemanusiaan internasional terhadap penderitaan warga sipil di Gaza.

“Ketika misi kemanusiaan dihadang secara represif, pesan yang terbaca di ruang publik global adalah adanya hambatan terhadap akses kemanusiaan dan keterbukaan informasi,” katanya.

Ia pun mendorong Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI untuk terus mengintensifkan langkah diplomatik demi memastikan keselamatan tiga wartawan Indonesia tersebut. Di saat yang sama, komunitas pers internasional juga diharapkan bersatu memperkuat advokasi perlindungan jurnalis di wilayah konflik sesuai prinsip universal kebebasan pers.

“Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa jurnalisme kemanusiaan memiliki peran strategis dalam menjaga nurani publik dunia. Tanpa keberanian wartawan hadir di medan konflik, banyak tragedi kemanusiaan mungkin akan tenggelam tanpa suara,” ungkapnya.

Lebih jauh, Srie menekankan pentingnya membangun peace communication atau komunikasi perdamaian sebagai pendekatan utama dalam meredam konflik berkepanjangan.

“Komunikasi perdamaian mengedepankan empati, dialog, dan penyelesaian melalui diplomasi, bukan kekerasan. Media internasional juga harus diberikan ruang independen agar informasi yang diterima masyarakat dunia tetap utuh, objektif, dan tidak terputus,” jelasnya.

Sebagai akademisi sekaligus pemilik media online Betang.tv ini, Srie berharap pemerintah Indonesia bersama komunitas internasional terus memperkuat diplomasi kemanusiaan, mengawal pembukaan jalur bantuan ke Gaza secara aman, serta mempertegas perlindungan internasional bagi wartawan dan relawan kemanusiaan di wilayah konflik.

“Harapan terbesar tentu keselamatan tiga wartawan Indonesia, sekaligus terciptanya situasi yang lebih aman dan manusiawi bagi masyarakat sipil di Gaza dan kawasan sekitarnya,” pungkasnya.(Red/J)


Periksa Juga

115 Personel Gabungan Amankan Pesta Perak Episkopal Uskup Palangka Raya

        Pengunjung : 203 Palangka Raya, Betang.tv – Aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menerjunkan sedikitnya …

Tinggalkan Balasan