Dua Atlet Biliar Bartim Naik Podium di Porseni Dusmala Tebama, Bekal Berharga menuju Porprov Kalteng 2026


Palangka Raya, Betang.tv – Prestasi yang ditorehkan dua atlet biliar Kabupaten Barito Timur pada ajang Porseni Dusmala Tebama 2026 menjadi penanda bahwa proses pembinaan mulai menunjukkan arah yang menjanjikan. Di balik raihan podium, tersimpan bekal pengalaman, kematangan mental, dan kepercayaan diri yang diyakini akan menjadi modal penting menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026.

Dari lima atlet yang diturunkan, Leo berhasil menembus partai final dan mengakhiri turnamen sebagai runner-up, sementara Chris 179 mengamankan posisi ketiga pada nomor bola 9. Pertandingan yang berlangsung di Wat Takam Billiard and Cafe, Palangka Raya, pada 1–8 Agustus 2026 itu menggunakan sistem single elimination, dengan babak penyisihan berformat race to 3 dan semifinal race to 4.

Adapun gelar juara diraih Jaya dari PCPR, sedangkan posisi keempat ditempati Yopi dari PCRP.

Bagi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Barito Timur, hasil tersebut memiliki nilai yang jauh melampaui sekadar pencapaian di papan klasemen. Turnamen ini menjadi instrumen penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan atlet, sekaligus mengevaluasi efektivitas program pembinaan menjelang persaingan di Porprov Kalimantan Tengah 2026 yang akan digelar di Pangkalan Bun.

Ketua POBSI Barito Timur, Hendroyono, mengatakan keikutsertaan dalam Porseni Dusmala Tebama memang diproyeksikan sebagai ajang uji kemampuan sekaligus pemanasan bagi atlet yang tengah dipersiapkan membela Barito Timur di Porprov.

“Dari lima atlet yang kami kirim, salah satunya merupakan atlet POBSI Barito Timur yang akan mewakili Bartim pada Porprov Kalimantan Tengah 2026. Atlet tersebut baru saja menjalani pelatihan selama tiga bulan. Ajang ini menjadi pemanasan sekaligus uji coba sebelum mengikuti Porprov di Pangkalan Bun,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Menurut Hendroyono, atmosfer pertandingan dengan sistem gugur memberikan tantangan yang tidak hanya menguji kualitas teknik bermain, tetapi juga ketangguhan mental setiap atlet. Dalam situasi tersebut, kemampuan membaca ritme permainan lawan, mengendalikan tekanan, menjaga fokus, hingga mengambil keputusan secara cepat menjadi faktor yang kerap menentukan hasil pertandingan.

Ia menilai keberhasilan Leo dan Chris 179 menembus podium menjadi sinyal positif bagi perkembangan atlet Barito Timur. Di sisi lain, hasil yang diperoleh juga menjadi bahan evaluasi berharga bagi tim pelatih untuk menyempurnakan aspek teknis maupun psikologis sebelum memasuki arena Porprov.

“Yang paling penting dari turnamen ini adalah pengalaman bertanding. Atlet tidak hanya dituntut mampu bermain secara teknis, tetapi juga harus memiliki mental dan konsistensi ketika menghadapi lawan yang memiliki kemampuan berbeda-beda,” katanya.

Partisipasi Barito Timur dalam Porseni Dusmala Tebama 2026 juga tidak terbatas pada cabang biliar. Kontingen Bartim turut berkompetisi pada sejumlah cabang lainnya. Mamung Jari tampil pada cabang Surah Kisuh, Anugerahno Boesay mengikuti cabang Tanuhui, sedangkan Indre Hendratno berlaga pada nomor menembak kelas PCP 25 meter.

Hendroyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Barito Timur. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kontingen Bartim dapat berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Ketua Umum Kerukunan Keluarga Dayak (KKD) Dusmala Tebama, Bias Layar, yang juga merupakan anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan.

Porseni Dusmala Tebama merupakan agenda tahunan yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah melalui kompetisi olahraga dan seni sebagai ruang mempererat persaudaraan sekaligus mengembangkan potensi generasi muda Dayak. Seluruh hasil pertandingan dan perlombaan dijadwalkan diumumkan pada malam penutupan, 8 Agustus 2026.

Bagi Barito Timur, dua podium dari cabang biliar bukan sekadar torehan prestasi. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi cermin perkembangan pembinaan atlet daerah sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa dengan pengalaman bertanding yang semakin matang, Barito Timur memiliki bekal untuk tampil lebih kompetitif pada panggung Porprov Kalimantan Tengah 2026.(Red/R)


Periksa Juga

Krenova 2026 Barito Timur Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Pemerintahan dan Masyarakat

        Pengunjung : 835 Tamiang Layang, Betang.tv – Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mendorong lahirnya …