Wabup Mura: Jadi Anak Desa Jangan Minder

  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Puruk Cahu, BetangTv News – Selain menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Muara Joloi, Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor beserta jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten dimanfaatkannya melakukan sidak ke sekolah setempat.

Saat bertemu dengan para dewan guru dan siswa di SDN 1 Muara Joloi pada Selasa (4/2/2020) kemarin, Wabub memberikan motivasinya kepada peserta didik untuk giat dan rajin dalam menuntut ilmu, agar mereka di masa yang akan datang bisa mencapai sesuai dengan yang di cita citakan.

“Kepada anak-anak, biarpun berada jauh di pedalaman kita jangan minder menjadi anak desa. Kita ambil contoh tokoh tokoh di NKRI ini seperti Presiden RI, Menteri, para Jendral TNI/Polri serta pejabat Negara di bidangnya masing masing banyak diantaranya adalah sorang anak desa,” ucapnya dihadapan para murid.

Wabub juga menyampaikan meski berjauhan dari ibu kota kabupaten, jangan sampai mengendorkan semangat siswa siswi Seribu Riam untuk menuntut ilmu setinggi tingginya.

Diakuinya ia juga terharu melihat semangat para peserta didik biarpun dengan kondisi yang tidak senyaman di kota mereka dengan tekun dan bersemangat menuntut ilmu.

“Kita wajib terus memotivasi mereka supaya selalu bersemangat mengikuti proses belajar mengajar, walapun kondisi mereka berada di daerah yang jauh di pedalaman Mura. Mereka juga memiliki hak yang sama mengenyam pendidikan satinggi tingginya sesuai dengan cita cita,” ujarnya.

Dilanjutkan, Pemkab Mura sudah memiliki kebijakan dalam bidang pendidikan, yaitu memberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa untuk siswa berprestasi dan tidak mampu, jadi sayang apabila dunia pendidikan di Mura tidak meningkat rasio pertumbuhan pendidikannya.

Hal ini juga membutuhkan kerjasama kita bersama terkhusus kopetensi para guru yang adalah garda terdepan dalam suksesnya duania pendidikan di Mura. Kata Rejikinoor Wabub Mura kepada Tabengan.

Lebih lanjut menurut Wabub, bahwa Pemkab telah membebaskan biaya untuk pelajar di Kabupaten Mura dengan program wajib belajar 9 tahun, serta memberikan beasiswa kepada mereka melalui program Kartu Mura Cerdas (KMC).

“Itu bentuk dari sentuhan program pemerintah daerah, untuk mendukung agar terciptanya generasi yang berilmu, sumber daya manusia yang handal dan unggul untuk menyongsong Mura Emas 2030,” beber Rejikinoor.

Dirinya juga meminta agar para orangtua murid bisa mendukung program tersebut dengan memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka mengenyam pendidikan.

“Pemkab Mura sudah cukup optimal agar dapat mengetaskan kebodohan melalui kebijakan yang diambil,” tukasnya.(Js/Red)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

Periksa Juga

Kontingen Pesparani Kalteng Bakal Ikuti 9 Cabang Lomba  

        Pengunjung : 730 Jakarta, Betang.Tv, – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Provinsi …