Buntok, Betang.tv – Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, permukiman, hutan, dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang diterbitkan Lurah Bangkuang, H. Muhammad Iqbal, menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Tengah yang menyebutkan wilayah Barito Selatan dan sekitarnya mulai memasuki musim kemarau.
Dalam surat bernomor 536/166/Kl.Bkg/K.K/VII/2026 tertanggal 17 Juli 2026, pemerintah kelurahan meminta seluruh Ketua RT dan RW agar menyampaikan imbauan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini.
Masyarakat diingatkan agar selalu memastikan api dari kompor, obat nyamuk bakar, maupun sumber api lainnya benar-benar telah padam sebelum meninggalkan rumah atau saat akan beristirahat pada malam hari. Selain itu, warga diminta memeriksa kondisi tabung gas LPG agar tidak terjadi kebocoran dan melepas regulator apabila rumah ditinggalkan dalam waktu tertentu.
Lurah Bangkuang juga mengimbau masyarakat berhati-hati saat menggunakan lilin atau lampu darurat ketika terjadi pemadaman listrik. Penggunaan telepon genggam yang sedang diisi daya di atas tempat tidur juga diminta untuk dihindari karena berpotensi memicu kebakaran.
Selain itu, warga diharapkan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, mematikan aliran listrik yang tidak digunakan, serta tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan. Kebiasaan merokok di dekat bahan yang mudah terbakar maupun membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan juga diminta untuk dihentikan.
Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan, masyarakat kembali diingatkan agar tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang semakin kering dapat mempercepat penyebaran api dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.
Pemerintah Kelurahan Bangkuang juga mengajak warga mengaktifkan serta menyiagakan mesin pompa milik RW maupun pompa swadaya masyarakat sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Di samping itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan agar potensi munculnya sumber kebakaran dapat diminimalkan.
“Lewat kewaspadaan, kepedulian, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi kebakaran rumah, permukiman, maupun hutan dan lahan selama musim kemarau dapat dicegah sedini mungkin. Keselamatan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif seluruh warga,” ujar H. Muhammad Iqbal dalam imbauannya.(Red/J)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
