Palangka Raya, Betang.tv – Antusiasme warga Kota Palangka Raya terlihat jelas sejak pagi hari saat ribuan masyarakat datang dan mengantre untuk mengambil Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di sejumlah titik layanan. Salah satunya di Kantor Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Selasa (10/3/2026).
Warga tampak sabar menunggu giliran demi mendapatkan kartu bantuan sosial yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tersebut. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat prasejahtera dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga dukungan ekonomi keluarga.
Salah seorang warga Kelurahan Pahandut, Jahrani (45), mengaku bersyukur atas hadirnya program tersebut. Ia menilai perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil semakin nyata melalui berbagai bantuan yang disalurkan secara langsung dan terarah.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Program ini sangat berarti bagi keluarga kami. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan kondisi masyarakat,” ujarnya penuh harap.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Palangka Raya menargetkan sebanyak 25.950 kepala keluarga (KK) di wilayahnya akan menerima bantuan melalui Program KHBS.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil pendataan yang telah dibahas dalam rapat pimpinan bersama Gubernur Kalteng beberapa waktu lalu.
“Untuk Kota Palangka Raya diproyeksikan sekitar 25.950 kepala keluarga yang akan menerima bantuan melalui program ini,” kata Fairid.
Ia menjelaskan, data calon penerima bantuan disusun oleh Pemko Palangka Raya melalui proses pendataan yang memuat identitas penerima secara rinci agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Fairid, penetapan penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari pemerintah pusat yang terus diperbarui secara berkala. Pembaruan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kondisi riil di lapangan, seperti adanya warga yang pindah domisili, meninggal dunia, maupun masyarakat yang kondisi ekonominya sudah membaik.
“Pendataan dilakukan menggunakan sistem by name by address, sehingga identitas penerima bantuan dapat diketahui secara jelas dan diharapkan mampu memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran,” jelasnya.
Sebagai informasi, Program KHBS resmi diluncurkan oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, pada 20 Februari 2026.
Program tersebut menargetkan sekitar 300 ribu kepala keluarga di seluruh wilayah Kalteng dengan dukungan anggaran sekitar Rp400 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Kalteng.
Melalui kartu tersebut, masyarakat prasejahtera akan mendapatkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari bantuan sosial reguler, dukungan pendidikan, layanan kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemprov Kalteng menargetkan penyaluran bantuan dalam program KHBS dilakukan secara bertahap dan mulai direalisasikan sebelum Hari Raya Idulfitri 2026, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.(Jky)
betangTV SALURAN HIBURAN | INFORMASI | DAN BERITA
